Senin, 17/01/2011, 20:54:00
Dituduh Berbuat Mesum, Siswi SMP Mencoba Mengakhiri Hidupnya
KN-Kuntoro

NK yang mencoba bunuh diri masih dirawat di rumah sakit didampingi ibunya. (Foto: Kuntoro)

PanturaNews (Brebes) - Dituduh telah berciuman alias berbuat mesum dengan teman adik kelasnya, NK (13) siswi kelas VIII, SMP Negeri 2 Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mencoba mengakhiri hidup dengan meminum obat kadaluarsa milik ayanya. Beruntung, nyawanya masih tertotolong setelah aksinya diketahui oleh saudaranya yang segera melarikannya ke RS Bhakti Asih Wanasari Brebes.

Dari informasi yang dihimpun PanturaNews, NK dituduh berbuat mesum dengan Wil di sekolah saat jam ekstrakurikuler Pramuka, Jumat 14 Januari 2011. Mendengar kabar tersebut, pihak sekolah ingin memastikan kebenarannya. Namun saat diinterogasi pihak sekolah, kedua siswa tersebut dipaksa untuk mengaku dengan tekanan dan ancaman akan dikeluarkan dari sekolah.

Isu tersebut akhirnya menyebar, NK pun depresi dan akhirnya mencoba melakukan aksi bunuh diri dengan mengkonsumsi 3 butir obat kadaluarsa di rumahnya di RT 13/7 Desa Klampok Kecamatan Wanasari.

"Sekarang sudah agak baikkan, tetapi perutnya masih terasa enek," kata NK yang didampingi ibunya Kartini (29), saat dijumpai PanturaNews, Senin 17 Januari 2011 di Rumah Sakit Bhakti Asih.

Sementara itu, pihak sekolah ketika dikonfirmasi membantah telah menekan kepada NK. "Tidak ada penekanan dari pihak sekolah kepadanya (NK –red). Jika itu ada yang mendengar itu fitnah, tidak betul ada kekerasan ataupun tekanan kepada siswa kami," tutur Kepala SMP Negeri 2 Wanasari, Hary Siswanto SPd di kantornya.

Dijelaskan Hary, awalnya mendapat laporan dan tidak tahu ada kejadian tersebut, sebab diluar jam pelajaran sekolah. “Kami mencoba mengecek kebenaran, tapi tidak ada penekanan sama sekali. NK merupakan siswa berprestasi yang menjadi kebanggaan kami," ujarnya.

Saat ini, peristiwa tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan. Orang tua NK atas permintaan sendiri, berniat akan memindahkan NK ke sekolah di Jakarta tempat orangtuanya bekerja. Selain dekat dengan orang tuanya, juga untuk mengurangi tekanan psikologis akibat peristiwa tersebut.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita