Senin, 17/01/2011, 13:05:00
Dua Gadis Alami Gangguan Jiwa, Dua Tahun Disekap di Kandang Kambing
KN-Kuntoro

Salah satu gadis yang mengalami gangguan jiwa nampak dilubang dinding kandang kambing. (Foto: Kuntoro)

PanturaNews (Brebes) - Lantaran kerap mengamuk dan merusak rumah tetangga, dua gadis kakak beradik, Watma (21) dan Waspiyah (19), warga Desa Pesantunan, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terpaksa harus disekap di kandang kambing oleh orang tuanya.

Penyekapan yang sudah berlangsung selama dua tahun ini, disebabkan tak adanya biaya untuk pengobatan. Ayah kedua gadis stress itu, Fatoni, Senin 17 Januari 2011, berharap uluran tangan pemerintah setempat agar penderitaan kedua putrinya bisa segera diakhiri.

Fatoni menuturkan, kedua putrinya tersebut diketahui menderita gangguan jiwa semenjak kepulangannya bekerja sebagai pelayan Warung Tegal (Warteg) di Jakarta tiga tahun silam. Semenjak itu, kedua putrinya kerap mengamuk dan merusak rumah orang.

Karena itulah, orang tua kedua gadis malang ini, Fatoni dan Satijah terpaksa menyekap kedua putri kesayangannya di kandang bersama puluhan kambing piaraan tetangganya selama dua tahun.

“Karena sering mengamuk, maka mereka saya taruh di kandang kambing. Dari pada kami menanggung resiko dimintai pertanggungjawaban orang-orang yang rumahnya rusak oleh anak-anak saya,” tutur Fatoni saat ditemui di rumahnya.

Menurut Fatoni, berbagai cara sudah dilakukan untuk mengobati Watma dan Waspiyah. Dari memeriksakanya ke dokter hingga mendatangi orang pintar. Namun hingga harta miliknya terkuras habis, kedua putrinya tak kunjung sembuh.

Hingga saat ini belum ada satupun pejabat pemerintah setempat yang menjenguknya. Keluarga miskin ini berharap pemerintah setempat bisa memberikan bantuan pengobatan, agar penderitaan yang dialami Watma dan Waspiyah ini segera berakhir.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita