Warga dan kerabat salah satu korban tenggelam di laut melihat korban yang di temukan keesokan harinya. (Foto: Riyanto Jayeng)
PanturaNews (Tegal) - Tiga warga Desa Sindang Panji, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, dikabarkan tenggelam dan terseret arus saat berenang di Muara Sungai Desa Munjung Agung, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Jumat 14 Januari 2011 sekitar pukul 15.00 WIB.
Ketiga korban itu adalah Dea Agustina (18), Anggun (18) dan Nursodik (17). Mereka berprofesi sebagai pedagang perabotan rumah tangga keliling. Kabar tenggelamnya ketiga korban itu, diketahui pertama kali oleh warga di sekitar Pantai Larangan, Desa Munjung Agung, Kabupaten Tegal.
Salah seorang warga di komplek Muara Sungai Munjung Agung, Tasripin (40) sekitar pukul 18.00 WIB, Jumat 14 Januari 2011 mengaku curiga dengan keberadaan dua sepeda motor dan setumpuk pakaian yang berada di pinggir muara. Atas temuan yang mencurigakan itu, Tasripin langusng melaporkannya kepada petugas jaga di pos polisi pertigaan Larangan, Munjung Agung.
Petugas kemudian melacak alamat korban yang diperolehnya dari kartu identitas yang ada di saku celana korban. Diketahui korban adalah warga pendatang yang tinggal di rumah kontrakan di RT 03 RW 4 dan RT 02 RW 3 Desa Kemantran, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal.
Kakak korban Nursodik, Aso Sutarso (28) saat dimintai keterangan membenarkan bahwa pemilik sepeda motor jenis Jupiter Biru Nomor Polisi G 3481 SF itu adilah adiknya, yakni Nursodik. Lalu Aso bersama petugas dan puluhan rekan korban mulai melakukan pencarian di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Pemilik sepeda motor itu benar adik saya, Nursodik. Tadi siang sekitar pukul 14.00 mereka bertiga pamit keluar mau ke warnet, mungkin karena di warnet penuh pengunjung, mereka memutuskan untuk bersantai di pantai larangan dan kemungkinan saja ketiganya berenang di laut,” kata Aso.
Pencarian korban yang dilakukan Petugas Polres Tegal dibantu warga setempat tidak berhasil menemukan keberadaan korban, akhirnya pencarian dihentikan pukul 22.00 WIB dan dilanjutkan Sabtu 15 Januari 2011.