Pasar Grosir Desa Pesantunan, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes. (FT: Dokumen)
PanturaNews (Brebes) - Pedagang bawang merah di halaman Pasar Grosir Desa Pesantunan, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, tepat di sebelah barat Sungai Pemali, terancam digusur oleh kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat yang berencana membangun patung atau monumen pahlawan di lokasi tersebut.
Padahal padagang bawang yang setiap hari bertransaksi di lokasi tersebut, penghasilannya bisa mencapai Rp 5 miliar lebih. Dan jumlah pedagangnya pun cukup banyak, hingga mencapai ratusan termasuk buruh.
Harsono (49), salah seorang pedagang bawang merah asal Desa Pesantunan saat dikonfirmasi, Senin 20 Desember 2010, menegaskan akan menolak jika Pemkab Brebes akan menggusurnya dengan dibangun monumen pahlawan yang nilai pembangunannya mencapai Rp 1,8 miliar.
"Kami bersama puluhan pedagang bawang lainnya, jelas sangat menolak rencana kebijakan Pemkab Brebes yang akan menggusur lokasi ini untuk dijadikan monumen pahlawan," tandas Harsono.
Hal senada dikatakan Dasroni (40), warga Desa Wanasari yang menolak rencana Pemkab setempat akan membangun monumen pahlawan. Menurutnya, dalam setiap hari jumlah pedagang bawang maupun buruh yang bertransaksi di tempat tersebut hingga ratusan orang. "Kalau ternyata Pemkab nantinya akan membangun monumen pahlawan, jelas kami bersama pedagang lainnya sangat dirugikan sekali," tuturnya.
Sebelumnya, Asisten 1 Setda Brebes, Drs.H.M. Supriyono mengatakan, untuk masalah lokasi pembangunan patung sejarah di sebelah barat Sungai Pemali belum deal atau pasti. Artinya, Pemkab masih belum menemukan lokasi yang tepat untuk pembangunan patung sejarah tersebut. "Pemkab masih akan membahasnya lagi dengan instansi-intansi terkait," tandasnya.