Rabu, 08/12/2010, 02:23:00
Jalan Paving Alun-Alun Mulai Rusak dan Berlubang
KN-Kuntoro

Kondisi jalan paving di sekitar Alun-alun Brebes mulai bergelombang, sebagian bahkan mulai tergenang air. (FT: Kuntoro)

PanturaNews (Brebes) - Kondisi jalan paving di sekitar komplek Alun-alun Kabupaten Brebes, Jawa Tengah yang baru sekitar satu tahun ini di garap, kondisinya sudah mulai rusak. Bahkan dibeberapa titik kondisinya mulai berlubang dan tergenang air. Akibatnya, banyak penggunan jalan yang melintas di jalan tersebut harus berhati-hati.

Arief (35), salah satu petugas keamanan Masjid Agung Brebes mengaku, kondisi paving jalan alun-alun tepatnya di depan Masjid Agung memang sebagian sudah mulai rusak. Meski kondisi paving tidak hancur, namun dibeberapa titik sudah mulai ada yang amblas. Akibatnya, saat turun hujan tergenang air.

Kerusakan tersebut, jelasnya, membuat beberapa kendaraan yang melintas terpaksa harus ektra hati-hati. Mereka khawatir kendaraannya kotor akibat terciprat air yang menggenang di jalan paving yang bergelombang itu.

"Kalau berbicara masalah kualitas proyek saya tidak tahu. Tapi mungkin lebih disebabkan lantaran seringnya turun hujan yang membuat paving jalan amblas, apalagi kerap dilalui kendaraan besar seperti bus pariwisata yang sengaja transit di Masjid Agung," tutur Arief.

Pihaknya berharap, Pemkab Brebes bisa secepatnya melakukan perbaikan terhadap kondisi jalan paving tersebut. Ini agar keindahan Alun-alun Brebes bisa terus terjaga.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Brebes, Slamet saat dihubungi via telepon mengatakan, kerusakan jalan paving di sekitar alun-alun lebih disebabkan oleh faktor cuaca. Intensitas hujan yang kerap terjadi membuat kondisi jalan tersebut tidak kuat menahan

beban kendaraan berat, sehingga jalan mulai bergelombang.

Untuk perbaikan, Pemkab tetap menyediakan anggaran. Namun untuk pelaksanaan belum bisa dilakukan. "Ada anggaran perawatan, namun untuk pelaksanaannya masih kami kordinasikan dengan bidang yang terkait," tutur Slamet.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita