Wakil Ketua DPRD Kota Tegal dari Fraksi Demokrat, Teguh Iman Santoso SH.
PanturaNews (Tegal) - Setelah dilakukan pembahasan di tingkat alat kelengkapan DPRD, anggaran belanja Kota Tegal, Jawa Tengah, untuk tahun 2011 yang semula hanya Rp 492.926.332.000 mengalami kenaikan sebesar Rp 25.248.903.000 atau sekitar 5,1 persen. Demikian pendapat akhir Fraksi Demokrat yang dibacakan dalam rapat paripurna DPRD Kota Tegal di gedung Adipura, Balaikota Tegal, Senin 06 Desember 2010.
Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Tegal dari Fraksi Demokrat, Teguh Iman Santoso SH, Fraksi Demokrat berpendapat besarnya kenaikan anggaran belanja dari pendapatan yang hanya Rp 440.674.344.000, menyebabkan terjadinya defisit sebesar Rp 77.500.891.000. Akan tetapi, angka tersebut sudah mengalami penurunan sebesar Rp 2.382.650.000 atau 2,9 persen, dibandingkan rencana deficit sebelum pembahasan sebesar Rp 79.833.541.000.
“Kendati mengalami penurunan angka defisit setelah pembahasan, akan tetapi besarnya angka defisit yang direncanakan dalam tahun anggaran 2011 masih tetap mengalami kenaikan dibandingkan dengan angka defisit di tahun 2010 yang hanya Rp 68.007.456.000. Kenaikan angka defisit itu sekitar 1,3 persen atau Rp 9.493.435.000,” kata Teguh.
Disampaikan pada kesempatan itu pula mengenai pendapatan asli daerah yang semula direncanakan Rp 413.092.791.000, mengalami kenaikan sebesar Rp 27. 581.553.000 atau 6,6 persen sehingga menjadi Rp 440.674.344.000.
“Sekalipun pendapatan 2011 direncanakan mengalami kenaikan, akan tetapi hal itu tetaplah masih lebih kecil kecil dibandingkan pendapatan tahun 2010 yang mencapai Rp 456.648.564.000. Dengan demikian ada penurunan pendapatan dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 3,4 persen atau Rp 15,9 milyar lebih,” ujarnya.
Melihat adanya penurunan pendapatan dibandingkan tahun sebelumnya, maka Pemkot diminta lebih jeli dalam melakukan pengawasan agar efektifitas dan efesiensi anggaran yang telah dipagukan kepada SKPD dapat tersalurkan sesuai prinsip kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Kota Tegal.