PanturaNews (Brebes) - Kebakaran hebat yang melanda sebuah gudang penyimpanan limbah non-B3 di Desa Slatri, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, belum berhasil dipadamkan sepenuhnya hingga Senin (10/8) siang.
Tumpukan material karet yang mudah terbakar membuat api bertahan dan sulit dijinakkan meski telah memasuki hari ketiga.
Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian pada Senin siang, kobaran api sejatinya sudah mulai menyusut dibandingkan hari pertama musibah yang terjadi pada Sabtu (8/8) lalu.
Namun, sejumlah titik api masih membara di area tumpukan limbah, diiringi kepulan asap hitam pekat yang terus membumbung tinggi.
Panasnya kobaran api selama tiga hari berturut-turut tersebut meluluhlantakkan seluruh struktur bangunan gudang hingga rata dengan tanah.
Koordinator Damkar Satpol PP Brebes, Sugiarto, menjelaskan bahwa material yang tersimpan di dalam gudang menjadi kendala utama tim pemadam di lapangan. Tumpukan limbah bahan baku karet membuat air sulit menembus ke titik terdalam pusat api.
"Memasuki hari ketiga, kebakaran masih berlangsung. Titik api ada di beberapa lokasi dan sulit dipadamkan karena berada di area penyimpanan limbah karet," ujar Sugiarto saat ditemui di lokasi, Senin (10/8).
Guna memaksimalkan penanganan, dua unit alat berat diterjunkan ke area reruntuhan untuk membongkar tumpukan limbah dan membuka akses jalan bagi armada pemadam kebakaran.
Sugiarto menambahkan, hingga pukul 14.30 WIB, pengerjaan pemadaman telah berhasil meredam mayoritas kobaran api.
"Masih ada api. Hanya saja sudah berkurang dan tersisa sekitar 30 persen. Petugas terus berjuang menyemprotkan air ke titik-titik yang tersisa," pungkasnya.
Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengusut pemicu awal kebakaran. Kapolsek Larangan, Kompol Suryantono, menyebutkan insiden berawal pada Sabtu (8/8) sekitar pukul 13.00 WIB, tetapi penyebab pastinya belum bisa disimpulkan.
Suryantono meluruskan bahwa bangunan yang terbakar merupakan tempat penyimpanan bahan baku dan bukan pabrik yang sudah beroperasi secara aktif. Material yang tersimpan terdiri dari limbah non-B3, seperti outsole sepatu, plastik, serta karet.
"Ini sebenarnya belum pabrik karena masih gudang penyimpanan limbah non-B3. Lokasi ini masih dalam tahap pembangunan dan belum ada kegiatan produksi," jelas Kompol Suryantono.
Hingga berita ini diturunkan, unit armada Damkar Satpol PP Brebes masih disiagakan secara bergantian di lokasi kejadian untuk memastikan api benar-benar padam total dan tidak kembali membesar.