PanturaNews (Brebes) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes memanfaatkan perangkat lunak Sistem Informasi Geografis (GIS) ArcGIS untuk memetakan tata ruang dan potensi wilayah Desa Cipelem, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes.
Kegiatan ini dilakukan guna menyediakan data geospasial serta informasi demografi yang akurat bagi pemerintah desa.
Program pemetaan tematik tersebut digagas oleh Rafi Ardiarta Wijaya, mahasiswa semester 6 Program Studi Teknik Sipil UMUS Brebes yang juga menjabat sebagai Koordinator KKN Kelompok Desa Cipelem.
Rafi menuturkan, pemanfaatan teknologi ArcGIS memungkinkan pengolahan data spasial dilakukan secara presisi. Hal ini dinilai penting untuk membantu jajaran Pemerintah Desa Cipelem dalam menyusun perencanaan pembangunan wilayah.
"Ketersediaan data geospasial yang presisi merupakan fondasi penting dalam tata ruang wilayah. Melalui pemetaan berbasis ArcGIS ini, kami berharap Pemerintah Desa Cipelem memiliki rujukan visual spasial yang valid untuk mengoptimalkan potensi desa serta menyusun program pembangunan yang lebih terukur," ujar Rafi, Kamis 6 Agustus 2026.
Dalam proses penyusunannya, Rafi menerapkan metode kerja yang sistematis. Tahapan diawali dengan survei langsung ke lapangan untuk merekam kondisi faktual.
Selanjutnya, koordinasi dan konsultasi intensif dilakukan bersama perangkat desa guna memastikan validitas data batas wilayah dan fasilitas umum.
Seluruh data lapangan yang terkumpul kemudian diolah secara digital hingga menghasilkan luaran berupa peta tematik fisik (hard file).
Peta tersebut memuat informasi rinci mengenai batas wilayah desa, jaringan infrastruktur, persebaran fasilitas umum, hingga potensi sumber daya lokal.
Rangkaian kegiatan yang berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Nur Afridah, M.M., ini diakhiri dengan penyerahan dokumen peta fisik secara langsung kepada Pemerintah Desa Cipelem.
Kehadiran peta ini diharapkan menjadi landasan utama dalam mendukung pemerataan pembangunan serta tata ruang Desa Cipelem di masa mendatang.