PanturaNews (Brebes) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) menggelar pelatihan pembuatan arang briket dari limbah organik di Balai Desa Cipelem, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Minggu (2/8/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk edukasi mengenai pemanfaatan limbah pertanian sekaligus pengenalan energi alternatif ramah lingkungan kepada warga setempat.
Pelatihan tersebut diikuti oleh perangkat desa, kelompok pemuda, dan warga Desa Cipelem. Dalam sesi sosialisasi, mahasiswa menjelaskan potensi limbah organik, seperti sekam padi yang dapat diolah menjadi briket arang bernilai ekonomis.
Selain memaparkan materi teoritis, para peserta diajak mempraktikkan langsung tahapan pembuatan briket, mulai dari pengolahan bahan baku, pencampuran adonan perekat, pencetakan, hingga proses pengeringan.
Program kerja unggulan ini berjalan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Afridah, M.M., serta mendapat dukungan dari Pemerintah Desa Cipelem.
Ketua Kelompok KKN Desa Cipelem, Alfian Abu N.M., berharap pelatihan ini dapat mendorong kemandirian ekonomi warga melalui pemanfaatan limbah yang belum terserap maksimal.
"Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan limbah organik menjadi arang briket yang bernilai jual, sehingga tidak hanya membantu mengurangi limbah, tetapi juga dapat menjadi peluang usaha yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Cipelem," kata Alfian, Kamis 6 Agustus 2026.
Melalui program ini, mahasiswa KKN UMUS berharap tumbuh kesadaran kolektif di kalangan masyarakat dalam mengelola limbah secara produktif untuk mendukung kelestarian lingkungan dan kesejahteraan ekonomi lokal.