PanturaNews (Brebes) - Maraknya praktik judi online yang kian meresahkan mendorong mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes menggelar sosialisasi literasi digital di Balai Desa Cipelem, Kabupaten Brebes.
Kegiatan bertajuk "Sosialisasi Bahaya Judi Online (Slot) bagi Masyarakat" tersebut menyasar warga umum serta kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Cipelem sebagai benteng utama ketahanan keluarga.
Program edukasi ini diinisiasi oleh Miftakhussurur, mahasiswa semester 6 Program Studi Teknik Informatika UMUS Brebes. Ia menilai, kurangnya pemahaman masyarakat mengenai dampak negatif judi online menjadi faktor utama banyaknya individu yang terjerumus dalam aktivitas ilegal tersebut.
"Judi online tidak hanya sekadar menimbulkan kerugian finansial, tetapi efek dominonya sangat merusak. Hal ini bisa menyebabkan masalah sosial, tekanan psikologis, serta secara langsung mengganggu keharmonisan keluarga," ujar Miftakhussuru, Senin 3 Agustus 2026.
Sosialisasi yang dipandu oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Nur Afridah, M.M. ini diisi dengan pemaparan bentuk-bentuk judi online, sesi diskusi, hingga pencegahan dini pada anggota keluarga.
Melalui kegiatan ini, warga diimbau untuk lebih bijak dan produktif dalam memanfaatkan teknologi internet guna menciptakan lingkungan desa yang aman dari ancaman judi online.