PanturaNews (Brebes) – Maraknya risiko penggunan internet pada anak usia dini, seperti kecanduan gawai, cyberbullying, hingga paparan konten negatif, mendorong mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes mengambil langkah edukatif.
Mereka menggelar sosialisasi literasi digital di SD Rancawuluh 02 pada Sabtu (25/7/2026).
Edukasi yang ditujukan bagi siswa-siswi kelas 4 sekolah dasar tersebut mengusung tajuk program "Pengembangan Modul Visual dan Media Pembelajaran Interaktif untuk Edukasi Internet Sehat Siswa Sekolah Dasar".
Inisiator program kerja sekaligus pembuat materi utama, Alfian Abu Nadzir Mulkan, menjelaskan bahwa pendekatan berbasis visual sangat krusial agar pesan mengenai keamanan digital dapat tersampaikan dengan efektif kepada anak-anak.
"Anak-anak usia sekolah dasar rentan terpapar bahaya siber jika tidak dibekali pemahaman yang tepat. Melalui media visual yang ramah anak dan interaktif, kami ingin materi edukasi seperti etika bermedia sosial, perlindungan data pribadi, dan cara menghindari penipuan di internet bisa dicerna dengan mudah tanpa terkesan membosankan," ujar Alfian Abu Nadzir Mulkan, mahasiswa semester 6 Program Studi Teknik Informatika UMUS Brebes, Jumat 31 Juli 2026.
Dalam pelaksanaannya di kelas, modul visual yang dirancang oleh Alfian dibawakan secara interaktif oleh rekan satu program studinya, Mohamad Fadhli Yasir Muttaqin, yang bertindak sebagai pemateri.
Para siswa tampak antusias mengikuti pemaparan materi yang mengombinasikan visualisasi menarik serta gaya penyampaian persuasif. Selain diperkenalkan pada manfaat positif internet, anak-anak juga diajarkan langkah praktis untuk membentengi diri dari potensi ancaman di dunia maya.
Program pengabdian masyarakat ini berjalan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Nur Afridah, M.M. Ke depannya, modul dan materi presentasi multimedia yang telah dibuat diharapkan dapat dimanfaatkan kembali secara berkelanjutan oleh pihak sekolah.
Melalui inisiatif ini, para siswa tidak hanya didorong menjadi pengguna teknologi yang aktif, tetapi juga cerdas, aman, dan beretika dalam memanfaatkan ruang digital.