PanturaNews (Tegal) - Universitas Harkat Negeri (UHN) Tegal merayakan Dies Natalis yang pertama. Berbagai rangkaian kegiatan digelar, diantaranya UMKM, Sidang Senat, musik, gowes dan lain sebagainya.
Rektor Universitas Harkat Negeri Tegal Sudirman Said, dalam Sidang Senat Terbuka yang digelar di Sport Center Kampus Universitas Harkat Negeri Tegal, Kamis 31 Juli 2026. Mengungkapkan bahwa momentum Dies Natalis pertama ini merupakan refleksi dari sebuah keberanian kolektif dalam melakukan transformasi kelembagaan sejak resmi berdiri pada 30 Juli 2025.
Kendati baru seumur jagung, kampus hasil penyatuan Politeknik Harapan Bersama dan STMIK YMI Tegal ini telah menorehkan lompatan prestasi yang signifikan.
"Satu tahun lalu, Universitas Harkat Negeri lahir melalui proses transformasi yang penuh makna. Ini bukan sekadar perubahan nama, melainkan ikhtiar besar untuk menghadirkan pendidikan yang lebih adaptif, terbuka pada kolaborasi global, dan relevan dengan kebutuhan masa depan," ujar Sudirman Said dalam pidato laporan tahunannya.
Di usianya yang pertama, Universitas Harkat Negeri berhasil mengantongi akreditasi B secara kelembagaan. Seluruh 23 program studi yang bernaung di bawah empat fakultas diantaranya fakultas Vokasi, fakultas Psikologi dan Pendidikan, fakultas Sosial dan Humaniora, serta fakultas Sains dan Teknologi telah terakreditasi resmi. Bahkan, Program Studi D3 Akuntansi telah sukses meraih predikat Unggul.
Selain pemenuhan infrastruktur fisik dan digital (learning management system), Universitas Harkat Negeri juga memperkuat fondasi globalnya.
Salah satu tonggak sejarah penting yang berhasil dicapai adalah jalinan kerja sama internasional dengan Harvard Medical School untuk mendirikan pusat studi kesehatan primer bersama.
Dari sektor riset, civitas akademika Universitas Harkat Negeri mencatatkan performa gemilang sepanjang tahun akademik 2025/2026 dengan perolehan 70 hibah penelitian, 41 hibah pengabdian masyarakat, serta kepemilikan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang mencakup 804 hak cipta, 3 desain industri, dan 3 paten. Harkat Negeri juga menegaskan komitmen pemerataan pendidikan melalui peluncuran Program Beasiswa Harkat Negeri dan Beasiswa Nusantara.
Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd mengapresiasi kiprah Universitas Harkat Negeri.
Ia menilai perkembangan Universitas Harkat Negeri sangat akseleratif untuk ukuran universitas yang baru berdiri satu tahun.
"Kalau ibarat usia manusia, satu tahun itu mungkin masih bertatih-tatih. Tidak banyak yang langsung bisa berjalan, apalagi berlari. Namun, apa yang dicapai Universitas Harkat Negeri ini sungguh luar biasa," puji Prof. Aisyah.
Meski demikian, Prof. Aisyah mengingatkan bahwa akreditasi B yang dikantongi Universitas Harkat Negeri saat ini berlaku sementara hingga Desember 2028.
Berdasarkan regulasi terbaru Permendiktisaintek Nomor 35 dan 39 Tahun 2025, status akreditasi ke depan tidak lagi menggunakan predikat "Baik" atau "Baik Sekali", melainkan langsung bertransisi menjadi Terakreditasi, Unggul, dan Internasional.
LLDIKTI mendorong Universitas Harkat Negeri untuk memanfaatkan sisa waktu dua tahun ini guna mengejar predikat "Unggul". Salah satu strategi utamanya adalah menggenjot kenaikan jabatan fungsional dosen.
Berdasarkan data LLDIKTI, Universitas Harkat Negeri memiliki potensi besar karena sebanyak 87 dosen (56,1%) saat ini sudah berada di posisi Lektor dan siap dikawal menuju Lektor Kepala demi memenuhi syarat minimum 10% Lektor Kepala atau Guru Besar.
"Apapun produk akademik yang dihasilkan, baik penelitian maupun inovasi kolaboratif antara dosen dan mahasiswa, harus memberikan outcome yang berdampak langsung bagi masyarakat regional maupun nasional," pungkas Prof. Aisyah.