PanturaNews (Brebes) – Badan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas insiden gangguan kesehatan yang dialami ratusan penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes.
BGN memastikan seluruh biaya pengobatan para korban dijamin dan ditanggung oleh pihak pengelola.
Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Brebes, Arya Dewa Nugraha, menjelaskan bahwa meski kasus tersebut saat ini belum ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).
Pihaknya bertindak cepat dengan menginstruksikan mitra penyelenggara untuk langsung menanggung seluruh pengeluaran medis warga yang terdampak.
"Kami menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya. Walaupun aturan dana kompensasi dari BGN baru bisa dicairkan kalau sudah diputuskan KLB, saat ini masih dalam tahap investigasi. Namun kami minta kepada mitra supaya biaya-biaya pengobatan ter-cover dulu, dan alhamdulillah sudah dilaksanakan oleh mereka," kata Arya kepada awak media, Kamis (30/7).
Berdasarkan data BGN per Jumat (24/7), tercatat sebanyak 291 penerima manfaat mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sirampog, di mana 86 orang di antaranya mengeluhkan gejala diare.
Arya menegaskan, saat ini seluruh warga yang terdampak sudah dinyatakan pulih sepenuhnya dan telah kembali beraktivitas secara normal.
Sebagai langkah ketat dan bentuk tanggung jawab, operasional SPPG Sirampog kini telah dihentikan sementara (suspend).
Dapur pelayanan tersebut tidak diperbolehkan beroperasi kembali hingga seluruh proses evaluasi, investigasi penyebab, serta perbaikan standar operasional selesai dilakukan oleh pihak mitra.