PanturaNews (Tegal) – Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono melaunching Tracing Tuberkulosis (TBC) terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Premiere Hotel Tegal, Senin 27 Juli 2026.
Wali Kota Tegal juga mengukuhkan 27 kelurahan se-Kota Tegal sebagai kelurahan siaga TBC. Dengan mentargetkan 77 lokus kegiatan yang dimulai pada bulan Juli hingga November 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, M. Zaenal Abidin dalam laporannya menyampaikan bahwa sebagai tindak lanjut arahan Kementerian Kesehatan, Pemerintah Kota Tegal akan melaksanakan tracing TBC terintegrasi dengan program CKG pada kontak serumah, kontak erat serta kelompok berisiko tertular TBC.
“Program ini merupakan strategi baru yang mengintergrasikan investigasi kontak pasien TBC dengan layanan CKG, sehingga masyarakat yang kontak serumah maupun kontak erat tidak hanya dilakukan pelacakan tetapi juga memperoleh skrining kesehatan secara komperhesif,” ungkap Zaenal.
Zaenal berharap pendekatan ini mampu mempercepat penemuan kasus, memperluas jangkauan layanan kesehatan, mengurangi stigma terhadap penderita TBC serta memutus mata rantai penularan di masyarakat.
Dijelaskan Zaenal, di Kota Tegal kegiatan ini akan dilaksanakan mulai bulan Juli hingga November 2026 dengan target 77 lokus. Kegiatan dalam satu lokus ada 100 orang yang tersebar di seluruh kelurahan se-Kota Tegal dengan total sebanyak 7.700 orang yang di skrining TBC.
Sementara itu, Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono dalam sambutannya menyampaikan bahwa TBC menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar di Indonesia. Karena penyakit ini bukan hanya persoalan medis saja tapi juga persoalan sosial dengan masih adanya stigma yang membuat masyarakat enggan memeriksakan diri atau menjalani pengobatan hingga tuntas.
Lebih lanjut Wali Kota Tegal menyebut bahwa Pemerintah Indonesia telah menetapkan eliminasi TBC tahun 2030 sebagai agenda prioritas nasional. Menurutnya target besar ini tidak mungkin bisa dicapai apabila hanya mengandalkan tenaga kesehatan, dibutuhkan keterlibatan pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, organisasi mayarakat, media hingga seluruh lapisan masyarakat.
“Saya sangat apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Kota Tegal beserta seluruh jajarannya dari seluruh rumah sakit yang ada di Kota Tegal, puskesmas, camat, lurah dan kader kesehatan, organisasi profesi dan seluruh mitra yang telah bekerja keras mempersiapkan gerakan besar ini. Hari ini kita menghadirkan 27 kelurahan yang dikomandoi bapak ibu camat, saya berharap harus kerja sama dengan baik,” ujar Dedy Yon.
Wali Kota Tegal berharap penyakit TBC bisa disembuhkan dan dihentikan penularannya jika seluruh elemen masyarakat bergerak brsama dan berkolaborasi dengan baik.
“Saya mengajak semua pihak untuk bergerak bersama, peduli bersama dan bertindak bersama demi melindungi generasi Kota Tegal yang lebih sehat, lebih kuat dan lebih sejahtera,” pungkasnya.