Senin, 27/07/2026, 13:01:48
Kolaborasi BRIN dan Komisi X DPR RI, Gelar Bimtek Penggunaan AI untuk Pengembangan UMKM
AI
LAPORAN JOHARI

Anggota Komisi X DPR RI, Dr H. Abdul Fikri Faqih, M.M.

PanturaNews (Tegal) - Kolaborasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan Komisi X DPR RI menggelar bimbingan teknis (Bimtek) pemanfaatan riset aplikasi Artificial Intellegence (AI) atau kecerdasan buatan, untuk pengembangan Potensi Ekonomi Kreatif di Hotel Kotta, Kota Tegal, Senin 27 Juli 2026.

Bimtek dengan tema “Tradisi Menguasai Teknologi” menghadirkan narasumber 

Prof. Dr. Hanif fakhurroja, S.,Si, Analis teknologi AI, BRIN pusat. Dibuka langsung oleh Anggota Komisi X DPR RI, Dr H. Abdul Fikri Faqih, M.M, serta dihadiri ratusan peserta dari UMKM Tegal, Slawi, dan Brebes.

Anggota Komisi X DPR RI, Dr H. Abdul Fikri Faqih, M.M menyampaikan bahwa transformasi kecerdasan buatan (AI) untuk masa depan ekonomi kreatif di Tegal berfokus pada peningkatan produktivitas UMKM, pelatihan talenta dan digital muda. 

Pemanfaatan teknologi AI menjadi penggerak baru untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.

“Peran AI sangatlah penting. Penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) sudah sangat masif. Tak hanya sekadar digunakan untuk mempermudah hidup manusia, di berbagai sektor, AI telah membuktikan kemampuannya dalam meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi nasional, seperti UMKM," ujar Fikri.

Menurutnya, AI memiliki peran untuk mendorong keberlanjutan dan memperkuat pertumbuhan ekonomi.

Fikri mengatakan kecerdasan buatan (AI) kini telah menjadi kebutuhan mendasar untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas dan daya saing di berbagai sektor, salah satunya UMKM. Penggunaan AI dapat meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat otomatisasi kerja, dan mengoptimalkan strategi pemasaran produk UMKM agar lebih fokus pada nilai strategis.

Menurutnya, AI juga berfungsi sebagai katalisator utama yang mengubah potensi dinamis UMKM agar mampu menjadi daya saing dalam menghadapi tantangan global. 

"Melalui otomatisasi proses dan analisis data berbasis prediksi, AI menjembatani keterbatasan sumber daya operasional yang selama ini menjadi kelemahan mendasar sektor bisnis lokal,” pungkas Fikri.

 

 


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita