PanturaNews (Brebes) — Mengawali tahun ajaran baru, SMP Negeri 3 Losari atau yang sering dikenal sebutan ESTILO, menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang berbeda dari biasanya pada Jumat (17/7/2026).
Pihak sekolah memanfaatkan momen ini untuk melakukan sosialisasi budaya dengan memperkenalkan aneka permainan tradisional Indonesia kepada para peserta didik baru.
Dalam acara bertajuk "Sosialisasi Budaya Permainan Tradisional di SMP N 3 Losari" yang diinisiasi oleh Tim Sekolah Pelestari Permainan Tradisional ESTILO, ratusan siswa tampak antusias memadati lapangan sekolah.
Mereka tidak hanya diperkenalkan secara teori, melainkan langsung mempraktikkan berbagai jenis permainan yang kini kian tergerus oleh era digital.
Berdasarkan pantauan di lokasi, berbagai wahana permainan tradisional disediakan. Para siswa bergantian mencoba bermain egrang, lompat tali, gobak sodor, hingga permainan ketangkasan melempar kaleng.
Suasana riuh dan gelak tawa mewarnai jalannya kegiatan saat sejumlah siswa mencoba menyeimbangkan diri di atas egrang bambu.
Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Losari (ESTILO), Tri Boedy Hermanto, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sengaja diintegrasikan dalam MPLS guna membangun karakter siswa sekaligus menjauhkan mereka dari ketergantungan gawai (gadget).
"Kami ingin para siswa baru tidak hanya mengenal lingkungan fisik sekolah, tetapi juga akar budaya mereka. Melalui permainan tradisional ini, anak-anak diajarkan nilai kebersamaan, sportivitas, dan kerja sama tim secara langsung, hal-hal yang tidak bisa mereka dapatkan hanya dengan menatap layar handphone," ujar Tri Boedy Hermanto di sela-sela memantau kegiatan.
Ia menambahkan, pengenalan permainan tradisional ini diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan di sekolah demi membentuk generasi muda yang adaptif terhadap zaman namun tetap melestarikan kearifan lokal.