Kamis, 16/07/2026, 21:32:05
73 SD dan SMP Sepi Peminat, di Tonjong Cuma Dapat 3 Murid Baru
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

PanturaNews (Brebes) - Sebanyak 73 sekolah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dilaporkan kekurangan murid pada tahun ajaran 2026/2027. 

Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) mulai mempertimbangkan opsi penggabungan sekolah (regrouping).

Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dindikpora Brebes, Aditya Perdana, membenarkan data tersebut. 

Menurutnya, dari total 1.056 sekolah di Brebes, terdapat 46 SD dan 27 SMP yang kekurangan murid secara signifikan.

"Data terbaru ada 27 SMP dan 46 SD pada tahun ajaran 2026-2027 ini yang mengalami kekurangan murid," kata Aditya, Kamis (16/7/2026).

Kekurangan murid ini tersebar di sejumlah kecamatan. Di tingkat SD, kondisi paling mencolok terjadi di SDN Negarayu 02 dan SDN Purwodadi 01, Kecamatan Tonjong. Kedua sekolah tersebut masing-masing hanya menerima 3 murid baru dari total kuota daya tampung 28 siswa.

Sementara di tingkat SMP, krisis siswa mayoritas dialami oleh sekolah swasta. Salah satunya SMP IT Attaqwa Ketanggungan yang hanya menjaring 8 murid baru dari kuota 128 siswa. 

Kendati demikian, beberapa SMP negeri juga terdampak, seperti SMPN 6 Brebes yang hanya mendapat 18 siswa dari kuota 96, serta SMPN Satu Atap Salem yang menerima 7 siswa dari kapasitas 32 orang.

Aditya menegaskan, meski jumlah siswa di puluhan sekolah tersebut minim, Dindikpora menjamin kegiatan belajar mengajar (KBM) akan tetap berjalan seperti biasa.

Mengenai wacana regrouping, Dindikpora menjelaskan bahwa proses tersebut harus melalui prosedur resmi dan mekanisme survei aset. Selain itu, kebijakan penggabungan tidak dilakukan sepihak melainkan harus berdasarkan usulan dari bawah.

"Laporan dari dinas akan diserahkan ke subbagian aset untuk disurvei. Namun keputusan akhir apakah perlu di-regrouping atau tidak, itu tergantung dari adanya usulan pihak sekolah dan pemerintah desa setempat," ujar Aditya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita