Kamis, 11/06/2026, 16:53:40
Ketua PSSI Brebes Resmi Buka Turnamen Sepak Bola Mubangju Cup 2026
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

PanturaNews (Brebes) - Ketua PSSI Kabupaten Brebes, Heri Fitriansyah, resmi membuka turnamen sepak bola terbuka Mubangju Cup 2026 pada Rabu (10/6/2026). 

Turnamen yang diklaim sebagai hajatan sepak bola terbesar di wilayah Pantura Barat tahun ini ditandai dengan tendangan bola pertama (kick-off) secara simbolis oleh Heri di tengah lapangan Gelora Mubangju, Desa Mundu, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes.

Heri Fitriansyah mengatakan bahwa Mubangju Cup 2026 bukan sekadar turnamen musiman untuk memperebutkan trofi semata. 

Ia memandang ajang ini sebagai wadah strategis untuk menjaring bakat-bakat lokal.

"Bisa dibilang, ini tempatnya anak-anak muda Pantura Barat unjuk gigi. Bagus sekali, talenta dari Brebes, Tegal, Bandung, sampai Cirebon semuanya kumpul di sini. Tapi ingat, di turnamen ini bukan cuma soal skill, yang mentalnya paling baja, itu yang bakal juara," kata Heri. 

Ia juga mengimbau seluruh tim untuk selalu menjunjung tinggi fair play hingga babak final nanti.

Kepala Desa Mundu, Wukirno, mengingatkan bahwa Mubangju Cup 2026 adalah pesta rakyat yang wajib dijaga kondusivitasnya. 

Ia meminta penonton dan pemain menghormati penuh keputusan perangkat pertandingan yang dipimpin oleh tim wasit profesional.

"Ini hiburan kita bersama. Pertandingan sudah diserahkan penuh kepada tim wasit. Apapun keputusan wasit itu mutlak. Penonton dan pemain harus legowo. Tahan emosi, ini olahraga, ini hiburan," tegas Wukirno.

Ketua Panitia, F. Rizky Wildan Ardiansyah, menambahkan bahwa turnamen dengan sistem gugur langsung ini diikuti oleh kesebelasan pilihan yang telah mengantongi sertifikat resmi ASKAB. Tim-tim tersebut datang dari berbagai daerah seperti Brebes, Tegal, Bandung, dan Cirebon.

Adapun pada laga pembuka babak 32 besar antara Perseka FC Karangreja melawan Diklat Kuningan.

Hasilnya, Perseka FC tampil lebih sukses mengunci kemenangan dengan skor 2-0. Hasil ini membawa Perseka FC menjadi tim pertama yang lolos ke babak 16 besar, sekaligus memaksa Diklat Kuningan angkat koper lebih awal dari turnamen.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita