Senin, 04/05/2026, 22:04:44
Ahmad Luthfi Gandeng Tiga Aktivis Prancis Garap Proyek 'Zero Waste' di Jawa Tengah
LAPORAN TIM PANTURANEWS

PanturaNews (Semarang) — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi secara resmi menggandeng organisasi lingkungan internasional, Sungai Watch. Tujuannya adalah untuk memperkuat proyek pengelolaan sampah berbasis zero waste di seluruh wilayah Jawa Tengah. 

Kerja sama ini diawali dengan pertemuan antara Luthfi dengan tiga aktivis asal Prancis, Gary, Kelly, dan Sam Benchegib, di Semarang, Senin (4/5).

Langkah strategis ini diambil guna menekan volume timbunan sampah di Jawa Tengah yang kini mencapai 6,3 juta ton per hari. 

Luthfi menilai, pengalaman Sungai Watch dalam memetakan dan membersihkan sungai di berbagai belahan dunia akan sangat membantu percepatan program lingkungan di wilayahnya.

Dalam pertemuan tersebut, Luthfi menegaskan komitmennya untuk mereplikasi kesuksesan pengelolaan sampah di Banyumas ke daerah lain. Saat ini, teknologi refuse-derived fuel (RDF) yang sukses di Banyumas telah mulai diterapkan di 13 daerah lain di Jawa Tengah.

"Misi Sungai Watch sangat sejalan dengan kebijakan zero sampah dan program penghijauan kita. Kami ingin memastikan pengelolaan sampah di kawasan Semarang Raya, Tegal Raya, hingga Pekalongan Raya berjalan lebih optimal dan cepat," ujar Luthfi.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Gubernur Ahmad Luthfi menawarkan fasilitas kantor bagi tim Sungai Watch jika mereka bersedia memperluas operasionalnya di Jawa Tengah. 

Hal ini dilakukan agar koordinasi antara pemerintah dan relawan lingkungan dapat berjalan lebih intensif.

"Saya dukung penuh kegiatan ini. Kalau perlu, mereka bisa berkantor di tempat saya agar kita bisa lebih cepat bergerak membersihkan sampah dan menghijaukan kembali sungai-sungai kita," tegasnya.

Gary Benchegib, salah satu pendiri Sungai Watch, mengapresiasi langkah cepat Gubernur Jawa Tengah. 

Ia menjelaskan bahwa kehadirannya di Semarang merupakan bagian dari kampanye "Run for Rivers", yakni aksi lari 1.200 kilometer dari Bali ke Jakarta untuk memetakan kondisi sungai.

"Kami melihat Jawa Tengah memiliki komitmen yang luar biasa, terutama dengan program 'Mageri Segoro' dan penanaman mangrove di Pantura. Kami sangat antusias untuk segera membuka cabang operasional di sini," ungkap Gary.

Saat ini, tim Sungai Watch tengah memetakan sejumlah sungai prioritas di Jawa Tengah, termasuk di wilayah Blora, Demak, hingga Kota Semarang, sebelum mengakhiri kampanye mereka pada akhir Mei mendatang.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita