PanturaNews (Pemalang) – Seorang bocah perempuan berinisial S (7) dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam saat mengikuti kursus renang di sebuah kolam renang di Desa Lodaya, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Minggu (3/5/2026).
Kapolsek Randudongkal, AKP Sudaryo, mengonfirmasi bahwa insiden maut tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Korban yang merupakan warga Desa Kreyo tersebut diketahui baru pertama kali mengikuti sesi latihan di salah satu klub renang setempat.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula saat korban tengah berada di tengah sesi latihan. Keberadaan korban yang tenggelam baru disadari ketika kaki salah satu pelatih menyenggol tubuh di dasar kolam saat sedang melatih peserta lain.
"Saat diperiksa, ternyata itu tubuh korban yang tenggelam," ujar AKP Sudaryo pada Senin (4/5/2026).
Pelatih sempat memberikan pertolongan pertama di lokasi kejadian, namun tidak ada respons dari korban. S kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat, tetapi tim medis menyatakan nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Hasil Pemeriksaan Sementara
Berdasarkan pemeriksaan medis awal, korban diduga meninggal dunia akibat gagal napas karena paru-paru kemasukan air. Polisi menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.
"Dugaan sementara, korban meninggal karena tenggelam. Tidak ada tanda-tanda penganiayaan," jelas Sudaryo.
Tindak Lanjut Kepolisian
Pihak kepolisian telah melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memasang garis polisi di area kolam renang untuk kepentingan investigasi. Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan intensif guna memastikan apakah ada unsur kelalaian dalam insiden tersebut.
"Kami masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut," pungkasnya.