Sabtu, 02/05/2026, 22:30:25
PSSI Brebes Sambut Positif Maraknya Open Turnamen di Wilayah Selatan
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

PanturaNews (Brebes) – PSSI Kabupaten Brebes memberikan apresiasi tinggi terhadap maraknya penyelenggaraan turnamen sepak bola terbuka (open tournament) di wilayah Brebes Selatan.

Dukungan ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum PSSI Kabupaten Brebes, Heri Fitriansyah, saat melakukan rangkaian kunjungan silaturahmi ke sejumlah kecamatan di wilayah selatan, Sabtu (2/5).

Heri menilai, banyaknya kompetisi yang diprakarsai oleh kelompok masyarakat, karang taruna, hingga pihak swasta merupakan sinyal positif bagi kebangkitan bakat-bakat muda di daerah.

"Alhamdulillah, geliat sepak bola di enam kecamatan wilayah selatan benar-benar terasa. Ini adalah energi luar biasa bagi kemajuan olahraga kita," ungkap Heri di sela-sela monitoring lapangan.

Meski menyambut baik, PSSI Brebes tetap menekankan pentingnya sinergi antara panitia lokal dengan induk organisasi. 

Heri menjelaskan bahwa PSSI telah melakukan komunikasi khusus dengan para penyelenggara dari tujuh turnamen yang akan segera bergulir, di antaranya:

1. Arsyila Farm Cup (Venue: Lapangan Asri Bumiayu)

   2. Wurja Cup Kalijurang (Venue: Lapangan Kalijurang)

   3. Karangtaruna Cup (Venue: Lapangan Asri Bumiayu)

   4. Widodo Cup (Venue: Lapangan Tonjong)

   5. Quinland Cup (Venue: Lapangan Watujaran Laren)

   6. Kompetisi Watujaran (Venue: Lapangan Watujaran Laren)

   7. PPKT Cup Karangtaruna (Venue: Lapangan Banjaran Salem)

Koordinasi intensif ini bertujuan agar turnamen-turnamen tersebut tidak sekadar menjadi ajang hiburan yang mengejar keuntungan semata (profit oriented), tetapi juga menjadi ajang pembinaan yang profesional.

Dalam kunjungannya ke Lapangan Asri Bumiayu, Heri mengingatkan para panitia untuk tetap mengacu pada standar PSSI dalam hal regulasi pertandingan dan keamanan. 

Hal ini penting untuk menjaga marwah sepak bola dan memastikan keselamatan seluruh pihak yang terlibat.

"Kita ingin turnamen-turnamen ini menjadi wadah yang sehat bagi klub-klub desa dan talenta lokal untuk menunjukkan kemampuannya. Jika standar organisasi terpenuhi, maka kualitas kompetisi pun akan meningkat dengan sendirinya," jelasnya.

Kegiatan monitoring ini ditutup dengan diskusi bersama pengurus panitia setempat, yang menyatakan kesiapannya untuk bersinergi demi suksesnya pesta sepak bola di wilayah selatan Brebes tersebut.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita