Kamis, 02/04/2026, 15:44:58
Momen Akrab Ahmad Luthfi dan Dedi Mulyadi di BPK, Tepis Isu Renggang
.

PanturaNews (Jakarta) – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menunjukkan kedekatan saat menghadiri Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2025 di Gedung BPK RI, Kamis, 2 April 2026. 

Momen ini sekaligus membantah spekulasi di media sosial yang menyebut hubungan kedua tokoh tersebut merenggang.

Pantauan di lokasi menunjukkan keduanya berinteraksi tanpa canggung sejak awal pertemuan. Ahmad Luthfi, yang tiba sekitar pukul 08.45 WIB dengan batik cokelat, langsung menghampiri Dedi Mulyadi yang mengenakan batik putih corak wayang. Keduanya terlibat obrolan santai yang sesekali diselingi tawa.

"Ngobrol-ngobrol ringan saja tadi," ujar Ahmad Luthfi singkat saat dikonfirmasi mengenai isi percakapannya dengan pria yang akrab disapa KDM tersebut.

Keakraban ini juga menarik perhatian kepala daerah lain yang hadir, seperti Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, yang kemudian ikut bergabung dalam lingkaran obrolan.

Selain momen personal tersebut, kehadiran Ahmad Luthfi bertujuan menegaskan komitmen Pemprov Jateng terhadap transparansi anggaran. 

Ia menyatakan dukungannya atas dimulainya pemeriksaan LKPD Tahun Anggaran 2025 oleh BPK.

"Entry Meeting ini tahap penting untuk menyamakan persepsi antara pemda dan auditor agar pemeriksaan berjalan objektif dan tepat waktu," kata Luthfi.

Sesuai PP Nomor 12 Tahun 2019, laporan keuangan daerah wajib diserahkan paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir. Pemprov Jateng sendiri telah menyerahkan laporan unaudited pada 30 Maret 2026 lalu.

Luthfi optimistis Jawa Tengah mampu mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang telah diraih selama 14 kali berturut-turut. 

Ia juga mengimbau para kepala daerah di tingkat kabupaten/kota untuk menjaga konsistensi laporan keuangan mereka.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita