Senin, 30/03/2026, 15:07:51
Puisi di Lembar Kosong, Nafas Kefitrian Mengalun di Halalbihalal Universitas Harkat Negeri
“Sagon, Kupat, Lepet dan Intip Sorga”
LAPORAN IWANG NIRWANA

Halalbihalal Universitas Harkat Negeri (UHN) Kota Tegal dengan tema “Idul Fitri sebagai Titik Awal Memperkuat Sinergi Pegawai untuk Transformasi Kampus yang Berkemajuan dan Penuh Keberkahan” di Aula Gedung C UHN. (Foto: Dok/Iwang)

PanturaNews (Tegal) - Suasana sejuk menyelimuti Aula Gedung C Universitas Harkat Negeri (UHN) Kota Tegal, Senin pagi 30 Maret 2026. Selain pendingin ruangan yang membuat nyaman, seluruh peserta Halalbihalal tampil berseragam putih, menghadirkan simbol kesucian dan aroma kefitrian di bulan Syawal 1447 H.

Rektor UHN Kota Tegal, Sudirman Said dalam sambutannya mengucapkan permohonan maaf dalam moment Hari Raya Idul Fitri 1447 H ini kepada seluruh staff yang ada di kampus. Selain itu juga menyampaikan progres kinerja UHN ditahun 2026 ini.

"Kita ingin merealisasikan gambar yang pernah diwacanakan secepat mungkin".

Momentum kebersamaan itu semakin khidmat ketika sebuah puisi bertajuk “Puisi di Lembar Kosong Universitas Harkat Negeri” dibacakan oleh Atmo Tan Sidik, pegiat literasi dan Duta Baca Kota Tegal yang hadir sebagai narasumber.

Sebelum pembacaan puisi, seniman dan budayawan Pantura tersebut sempat menawarkan kepada peserta Halalbihalal untuk memilih satu dari dua amplop berisi secarik kertas dan puisi. Sebuah simbol spontanitas dan keterbukaan makna.

Halalbihalal mengambil tema “Idul Fitri sebagai Titik Awal Memperkuat Sinergi Pegawai untuk Transformasi Kampus yang Berkemajuan dan Penuh Keberkahan.” dihadiri oleh segenap kru dan pegawai Universitas Harkat Negeri.

Dalam ceramahnya yang berjudul “Sagon, Kupat, Lepet dan Intip Sorga”, Atmo Tan Sidik menggali kearifan lokal Bregaslang (Brebes, Tegal, Slawi, Pemalang) sebagai pintu masuk memahami tema tersebut.

Ia menegaskan bahwa masyarakat Bregaslang memiliki narasi budaya yang menjunjung tinggi kerukunan dan laku bebrayan. Nilai itu tercermin dalam ungkapan adat:

"Senajan pedhot guluné gajah, poma aja pedhot anggon paseduluran, téga warasé ora téga larané, téga larané ora téga ning patiné, téga ning patiné ora téga lamon ora nganti ndongakna ngampura maring sapadané menungsa."

Dalam ceramahnya, Atmo juga mengangkat filosofi kuliner khas Bregaslang. Sagon sirupandan, misalnya, disebut sebagai makanan pengantar sebelum seseorang mengutarakan permohonan maaf.

Kupat dimaknai sebagai "ngaku lepat" atau laku sing papat, sementara lepet diartikan sebagai "di lep lan diampet" simbol kemampuan menahan amarah. Intip sorga, makanan yang diperoleh dari sangisore sega, menjadi metafora kerendahan hati dan keberkahan yang tersembunyi.

Ia juga mengenang suguhan kuliner jadul seperti opak, kripik gadung, krupuk antor, urab semanggen, glotak, gemblong tekek, dan kripik bodin yang menghadirkan suasana rengkuh, nyaman, dan ruket jauh dari percikan kesombongan. Kuliner desa itu, katanya, justru menjadi ruang nostalgia yang merekatkan silsilah, cerita masa kecil, dan kehangatan keluarga.

Mengaitkan nilai budaya dengan transformasi kampus, Atmo menegaskan pentingnya sistem meritokrasi berbasis rasionalitas administrasi dan manajemen profesional. Kampus sebagai lembaga ilmiah harus memberi ruang setara bagi setiap insan untuk mengembangkan potensi maksimalnya.

Atmo bahkan mengingatkan agar kampus tidak terjebak dalam arogansi terhadap kampung, sebagaimana tergambar dalam film “Joe Turun Desa”. Justru, menurutnya, harus terjadi “bésanan” antara ilmuwan kampus dan masyarakat kampung.

“Universitas Harkat Negeri harus menjadi obor kebudayaan Bregaslang,” tegasnya.

Di tengah lantunan puisi dan aroma sagon sirupandan, Halalbihalal tahun ini bukan sekadar seremoni, melainkan peneguhan komitmen bahwa transformasi kampus berkemajuan hanya dapat tumbuh dari akar budaya, kerendahan hati, dan sinergi yang tulus.

Acara ditutup dengan bersalam-salaman oleh seluruh jajaran pegawai yang ada di Universitas Harkat Negeri Kota Tegal.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita