Kamis, 26/03/2026, 23:25:34
Warga Brebes Orasi di Tengah Banjir, Kirim Pesan ke Prabowo: Selamatkan Kami, Pecat Kepala BBWS
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

PanturaNews (Brebes) - Sejumlah warga di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menggelar aksi orasi terbuka di tengah kepungan banjir, yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Kamis (26/3). 

Mereka mengirimkan pesan mendesak kepada Presiden Prabowo Subianto untuk turun tangan membenahi karut-marut penanganan Kali Babakan.

Warga yang tergabung dalam Masyarakat Jaga Kali ini membentangkan spanduk tuntutan tepat di titik-titik genangan air. 

Mereka mendesak pencopotan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung, Agus Kuncoro, yang dinilai gagal menjalankan mandat normalisasi sungai.

"Kami meminta Pak Presiden Prabowo, tolong selamatkan kami dari janji manis BBWS. Sudah lima tahun kami hanya diberi harapan palsu soal normalisasi, sementara rumah kami terus terendam," ujar koordinator aksi, Mahfudin, di lokasi banjir, Kamis (26/3).

Soroti Anggaran Rp570 Miliar

Mahfudin mengungkapkan kekecewaan mendalam warga terhadap kinerja BBWS Cimanuk-Cisanggarung. 

Menurutnya, ada anggaran fantastis sebesar Rp570 miliar yang hingga kini realisasinya di lapangan tidak dirasakan oleh masyarakat terdampak.

Padahal, pengerukan sedimen dan pembangunan tanggul permanen di sepanjang Kali Babakan sudah menjadi kebutuhan hidup-mati bagi ribuan warga di Ketanggungan.

"Ke mana anggaran Rp570 miliar itu? Sungai makin dangkal, drainase mampet. Kami butuh pemimpin (BBWS) yang bekerja, bukan sekadar berencana di atas kertas," tegasnya.

Bencana banjir bandang ini kembali melanda setelah hujan deras mengguyur wilayah hulu pada Rabu (25/3) sore hingga malam. Sekitar pukul 22.00 WIB, debit air Sungai Babakan meluap drastis dan merangsek ke permukiman warga.

Setidaknya enam desa di Kecamatan Ketanggungan terendam air dengan ketinggian bervariasi. Ratusan rumah warga dilaporkan terdampak, memaksa warga terjaga sepanjang malam untuk menyelamatkan harta benda.

Warga berharap dengan adanya aduan langsung kepada Presiden Prabowo, pemerintah pusat dapat melakukan evaluasi total terhadap jajaran birokrasi di BBWS demi memastikan proyek normalisasi benar-benar dieksekusi.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita