Kamis, 26/02/2026, 19:02:39
Geger! Menu Makan Bergizi Gratis di Brebes Ditemukan Jamuran, Wali Murid Protes
.
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

PanturaNews (Brebes) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Brebes menuai sorotan tajam. 

Pasalnya, sejumlah wali murid mengeluhkan temuan menu berupa bolen dan roti yang sudah dalam kondisi berjamur pada Kamis (26/2).

Temuan tersebut sempat viral di berbagai grup WhatsApp dan media sosial setelah para orang tua mengunggah bukti foto roti yang tak laik konsumsi tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun menunjukkan bahwa kasus ini terjadi di sejumlah Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) di wilayah Kecamatan Brebes.

Diketahui, suplai menu MBG yang dipermasalahkan tersebut berasal dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gandasuli.

Keluhan para orang tua murid ini menyebar dengan cepat. Banyak dari mereka yang menjadikan temuan roti berjamur tersebut sebagai status di platform media sosial guna memberikan peringatan kepada wali murid lainnya.

"Iya pak, tumben menunya bolen dan roti selai banyak jamurnya. Untungnya, waktu pulang sekolah saya cek dulu kondisi menu MBG-nya. Ternyata, di grup dan status wali murid banyak yang mengingatkan kondisinya jamuran," ungkap salah satu wali murid SD negeri di Kelurahan Limbangan Wetan yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Hal senada disampaikan wali murid salah satu TK swasta. Ia mengaku langsung mengirimkan foto ke grup sekolah setelah melihat kondisi bagian bawah roti yang telah ditumbuhi jamur.

"Banyak wali murid yang langsung share grup medsos dan bikin status WA. Saling mengingatkan agar cek dulu sebelum dimakan," terangnya.

Kepala SD Negeri 1 Limbangan Wetan, Roimah, saat dikonfirmasi mengaku belum melihat langsung kondisi makanan tersebut karena sedang menghadiri rapat. Namun, ia membenarkan adanya laporan yang masuk melalui pesan singkat.

"Ada dua WA yang masuk terkait info bolen dan roti yang jamuran. Dari pihak SPPG Gandasuli sudah mengirimkan permohonan maaf dan bersedia mengganti," jelas Roimah.

Di sisi lain, pihak manajemen SPPG Gandasuli tidak menampik adanya temuan tersebut. Dalam pesan singkat yang diterima, pihak pengelola menyatakan telah melakukan koordinasi dengan pihak sekolah (PIC) yakni akan diganti dengan menu yang lebih baik.

Hingga berita ini diturunkan, para orang tua berharap pengawasan terhadap kualitas bahan pangan dalam program MBG ke depannya diperketat guna menjamin kesehatan para siswa.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita