PanturaNews (Tegal) – Suasana duka menyelimuti Desa Kreman, Kecamatan Warureja, menyusul peristiwa tragis yang menimpa seorang anak laki-laki pada Senin (9/2) sore.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah sempat terpisah dari pengawasan orang tuanya.
Kronologi Kejadian
Peristiwa memilukan ini bermula sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, korban diajak oleh sang ayah menuju sebuah toko material di wilayah Sidamulya.
Di lokasi tersebut, korban sempat bermain sendirian sementara sang ayah sibuk dengan urusannya.
Naas, saat sang ayah hendak mencari keberadaan buah hatinya, korban sudah tidak terlihat di area toko. Upaya pencarian mandiri segera dilakukan, namun keberadaan bocah tersebut tak kunjung ditemukan.
Ditemukan di Aliran Sungai
Setelah dilakukan pencarian intensif selama kurang lebih lima jam oleh warga dan pihak terkait, titik terang akhirnya muncul. Namun sayang, kabar duka yang justru datang.
Sekitar pukul 17.00 WIB, jasad korban ditemukan mengapung di aliran Sungai Sidamulya-Sigentong. Diduga kuat, korban terpeleset dan tenggelam ke sungai saat sedang bermain sendirian tanpa pengawasan.
Himbauan bagi Orang Tua
Kejadian ini menjadi pengingat keras bagi para orang tua untuk selalu waspada dan memberikan pengawasan ekstra ketat kepada anak-anak, terutama jika berada di lokasi yang berdekatan dengan area berbahaya seperti sungai atau jalan raya.