Minggu, 18/01/2026, 17:00:00
Sinergi Teknologi dan Edukasi untuk Menekan Dampak Lonjakan Arus bagi Kestabilan Listrik Rumah
OLEH: ZAKY PRADANA PUTRA
.

LONJAKAN arus listrik yang biasanya terjadi pada saat peralatan listrik pertama kali dinyalakan sebelum mencapai kondisi kerja normal merupakan fenomena kelistrikan yang kerap diabaikan, tetapi memiliki dampak signifikan terhadap kestabilan sistem listrik rumah tangga. Kondisi ini sering disertai percikan api kecil di stop kontak yang berakibat listrik padam mendadak atau Miniature Circuit Breaker (MCB) yang sering trip.

Selain menyebabkan MCB sering trip, lonjakan arus juga berpotensi menimbulkan penurunan tegangan sementara serta mempercepat penurunan umur komponen listrik dan peralatan elektronika. Jika kondisi ini terjadi berulang kali tanpa penanganan yang tepat, maka kestabilan sistem listrik rumah tangga dapat terganggu dan risiko kerusakan peralatan menjadi semakin besar.

Oleh sebab itu, pemahaman terhadap karakteristik lonjakan arus serta penerapan langkah pengendalian yang sesuai menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan dan keamanan instansi listrik rumah tangga.

Peralatan listrik rumah tangga yang mengandung motor induksi, seperti kulkas, pendingin ruangan, mesin cuci, dan pompa air, diketahui menghasilkan lonjakan arus yang signifikan pada saat start-up. Lonjakan ini terjadi dalam waktu sangat singkat, namun cukup untuk memicu sistem proteksi listrik bekerja.

Miniature Circuit Breaker (MCB) dirancang untuk merespons arus berlebih demi mencegah kerusakan instalasi, sehingga lonjakan arus yang melebihi ambang batas dapat menyebabkan MCB trip meskipun daya total masih berada dalam batas aman. (Masko Electrical, 2022)

Selain menyebabkan pemutusan arus listrik secara tiba-tiba, inrush current juga berpotensi menimbulkan penurunan tegangan sementara (voltage sag) yang berdampak pada kinerja peralatan elektronik sensitif. Paparan lonjakan arus yang terjadi berulang kali dapat mempercepat penurunan umur komponen listrik, meningkatkan risiko kegagalan peralatan, serta menurunkan keandalan sistem kelistrikan rumah tangga secara keseluruhan. (Neliti, 2019; DTT Tek, 2021)

Upaya pengendalian lonjakan arus sebenarnya telah banyak dikembangkan melalui penerapan teknologi seperti soft starter, NTC thermistor, serta sistem manajemen beban listrik. Teknologi tersebut terbukti mampu menurunkan besarnya arus awal sehingga mengurangi risiko gangguan pada sistem proteksi listrik.

Namun, rendahnya tingkat pemahaman masyarakat mengenai fenomena inrush current menyebabkan pemanfaatan solusi teknis ini masih sangat terbatas di lingkungan rumah tangga. (Wikipedia, 2023; ITB, 2022)

Berdasarkan kondisi tersebut, upaya menekan dampak lonjakan arus tidak dapat hanya mengandalkan solusi teknis semata. Diperlukan peningkatan literasi kelistrikan masyarakat agar pengguna listrik memahami karakteristik peralatan, fungsi sistem proteksi, serta risiko yang muncul akibat penggunaan beban listrik secara bersamaan.

Edukasi yang tepat akan membantu masyarakat mengambil keputusan yang lebih aman dan rasional, tanpa harus melakukan tindakan berisiko seperti mengganti MCB dengan kapasitas yang lebih besar tanpa perhitungan teknis.

Selain edukasi, penerapan teknologi pengendali lonjakan arus perlu didorong melalui perencanaan instalasi listrik yang lebih baik dan adaptif terhadap kebutuhan rumah tangga modern. Kolaborasi antara institusi pendidikan, tenaga teknis, produsen peralatan listrik, dan penyedia layanan listrik menjadi kunci dalam menyebarluaskan solusi yang mudah dipahami dan diterapkan oleh masyarakat luas.

Pada akhirnya, sinergi antara teknologi dan edukasi merupakan langkah strategis untuk menjaga kestabilan listrik rumah tangga di tengah meningkatnya ketergantungan pada peralatan listrik berdaya besar.

Dengan pemahaman yang memadai dan penerapan solusi yang tepat, listrik tidak hanya menjadi sumber energi, tetapi juga sistem yang dikelola secara aman, efisien, dan berkelanjutan.

(Referensi: DTT Tek. 2021. Pengaruh Arus Awal terhadap Kinerja Peralatan Listrik. https://dtttek.com/3-benefits-of-using-ntc-sensors-to-control-inrush-current/ -Institut Teknologi Bandung. 2022. Dasar Proteksi Sistem Tenaga Listrik Rumah Tangga. https://itb.ac.id/berita/smart-power-socket-inovasi-mencegah-akumulasi-inrush-current-pada-perangkat-listrik-rumah-tangga/57212

Masko Electrical. 2022. MCB Sering Trip? Ini Penyebab dan Solusinya. https://www.maskoelectrical.com/post/masko-academy-mengenal-karakteristik-waktu-arus-pada-mcb -Neliti. 2019. Analisis Inrush Current pada Beban Motor Induksi. https://media.neliti.com/media/publications/275823-perhitungan-dan-analisis-inrush-current-b4697735.pdf -Wikipedia. 2023. Inrust Current. https://en.wikipedia.org/wiki/Motor_soft_starter)

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita