Sabtu, 17/01/2026, 20:29:17
UMKM sulit berkembang? Media Sosial Dan Digital Marketing Jadi Solusi
OLEH: REDLA IHLA ZAHRENA
.

SAAT ini usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), (menurut PSI Lubis. 2024. di rujuk 173 kali) sangat memiliki peran penting dalam mendorong penyerapan tenaga kerja, pertumbuhan ekonomi dan pengurangan kesenjangan sosial.

Perubahan perilaku konsumen digital yang menjadikan persaingan semakin dekat namun ada beberapa UMKM sulit berkembang, adanya keterbatasan modal, minimnya pengetahuan tentang pemasaran, dan kurangnya pemanfaatan teknologi menjadikan tantangan utama yang harus di hadapi. di era sekarang ini menjadikan sebagai solusi yang menjanjikan bagi UMKM agar berkembang.

UMKM di era digital sekarang banyak pelaku UMKM yang masih mengandalkan tradisional dalam memasarkan produknya misalnya seperti menunggu pembeli datang langsung atau hanya mengandalkan promosi dari mulut ke mulut.

Cara ini tentu saja kurang efektif di era digital sekarang ini, karena konsumen sekarang lebih sering mencari info melalui internet, dan selain itu minimnya pengetahuan tentang branding, penentuan target pasar, kurangnya strategi promosi membuat produk UMKM sulit bersaing dengan produk yang sudah di kenal.

Di era digital sekarang seperti media TikTok, Instagram, Facebook, dan WhatsApp business membuka peluang besar bagi UMKM, untuk menjangkau pasar yang lebih luas tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Sebab itu dengan melalui media sosial pelaku UMKM dapat menampilkan produk secara menarik, seperti berinteraksi langsung dengan konsumen, dan juga dapat membangun kepercayaan serta loyalitas pelanggan. Juga harus adanya konten yang konsisten, menarik dan kreatif agar meningkatkan  daya tarik merek di mata calon pembeli

Selain media sosial dan digital marketing juga merupakan ide yang tepat karena sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan UMKM. Beberapa digital marketing yang dapat di terapkan, seperti adanya digital marketing, content marketing, promosi berbasis diskon, hingga adanya marketplace.

Dengan cara memahami kebutuhan konsumen serta perilaku konsumen, menjadikan UMKM dapat menyusun dalam strategi pemasaran agar lebih efektif dan terarah. penggunaan data penjualan tersebut, feedback pelanggan dapat membantu pelaku usaha untuk mengambil keputusan bisnis yang lebih baik.

Di adakannya kolaborasi dan edukasi sebagai pendukung cara agar media sosial dan digital marketing dapat di manfaatkan secara optimal, karena pelaku UMKM sangat perlu mendapatkan edukasi dan pendamping.

Pelatihan digital marketing, pengelolaan media sosial, serta pembuatan konten yang kreatif sangatlah di butuhkan. Kolaborasi dengan influencer lokal, komunitas UMKM, maupun platfrom digital dapat membantu meningkatkan dalam visibilitas produk juga dapat memperluas jaringan usaha.

Sulitnya UMKM berkembang bukanlah hambatan yang tidak dapat diatasi, dengan memanfaatkan media sosial, menerapkan digital marketing yang tepat, menjadikan UMKM memiliki peluang besar untuk meningkatkan penjualan.

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita