PanturaNews (Brebes) – Peringatan Hari Jadi ke-348 Kabupaten Brebes tahun ini tampil berbeda.
Kegiatan Napak Tilas jejak perjuangan Bupati ke-17, KH Syatori, yang diikuti sekitar 1.200 peserta tidak hanya menjadi ajang olahraga dan pengenalan sejarah, tetapi juga diisi dengan aksi nyata kepedulian sosial dan lingkungan.
Setelah menempuh perjalanan panjang dari Alun-alun Brebes menuju lokasi gugurnya KH Syatori di Kecamatan Songgom, Sabtu (17/1/2026), rombongan yang dipimpin oleh Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma langsung disambut dengan berbagai agenda kemasyarakatan.
Sentuhan Sosial untuk Lansia
Setibanya di Kantor Kecamatan Songgom, Bupati Paramitha secara simbolis menyerahkan bantuan sembako kepada para lansia di wilayah setempat.
Aksi ini menurutnya merupakan bentuk pengejawantahan dari sifat keikhlasan dan pengabdian yang diwariskan oleh almarhum KH Syatori.
"Semangat KH Syatori adalah semangat melayani rakyat. Hari ini kita hadir di sini tidak hanya untuk berjalan kaki, tapi untuk memastikan bahwa kehadiran pemerintah dan masyarakat yang merayakan hari jadi ini juga dirasakan manfaatnya oleh mereka yang membutuhkan, khususnya para orang tua kita," ujar Paramitha.
Komitmen Pelestarian Alam
Selain bantuan sosial, aspek ekologi juga menjadi sorotan. Bupati beserta jajaran Forkopimda melakukan penanaman pohon di kawasan perkantoran kecamatan dan menebar benih ikan nila di perairan sekitar.
Langkah ini menjadi simbol harapan agar Brebes tetap lestari dan memberikan kehidupan bagi generasi mendatang.
"Membangun Brebes yang 'Beres' berarti juga harus peduli pada alamnya. Menanam pohon dan menebar benih ikan adalah investasi masa depan agar anak cucu kita tetap bisa menikmati lingkungan yang asri dan sumber daya alam yang terjaga," tambahnya.
Simbolisme Estafet Perjuangan
Acara ditutup dengan prosesi penyerahan Bendera Merah Putih oleh Paskibraka. Bendera tersebut diserahkan kepada Camat Jatibarang, dilanjutkan ke Bupati Brebes, dan diteruskan kepada ketua panitia sebagai simbol bahwa estafet perjuangan para pendahulu kini berada di tangan generasi sekarang untuk diteruskan.
Hadir mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Brebes, Sekretaris Daerah, serta jajaran Kepala OPD dan pimpinan instansi vertikal.
Kehadiran keluarga besar almarhum KH Syatori juga menambah kekhidmatan acara, mengingatkan kembali pada sosok bupati yang gugur dalam mempertahankan kemerdekaan pada periode 1946-1947 tersebut.
Melalui perpaduan olahraga, sejarah, aksi sosial, dan lingkungan ini, Napak Tilas HUT Brebes ke-348 berhasil mengirimkan pesan kuat, bahwa menghargai masa lalu harus dibarengi dengan aksi nyata di masa kini.