Sabtu, 17/01/2026, 14:07:32
Banjir Rendam Rel Pekalongan, KAI Daop 4 Alihkan Perjalanan KA ke Jalur Selatan
.
.

PanturaNews (Semarang) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang memberlakukan pola operasi memutar menyusul banjir yang merendam jalur rel di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, pada Sabtu (17/1). 

Genangan air dilaporkan terjadi di antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi sejak Sabtu dini hari.

Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengonfirmasi bahwa jalur tersebut untuk sementara tidak dapat dilintasi karena ketinggian air telah mencapai batas aman operasional.

"Genangan air akibat banjir sudah mencapai batas kepala rel. Di beberapa titik, ketinggian air mencapai 10 cm di atas rel, sehingga jalur dinyatakan tidak aman dan berbahaya untuk dilewati," ujar Luqman di Semarang.

Akibat kondisi tersebut, PT KAI melakukan rekayasa perjalanan bagi sejumlah KA yang melintas di jalur Pantura Jawa Tengah. Kereta api dari arah barat (Jakarta/Cirebon) yang menuju arah timur kini dialihkan melalui rute selatan.

"Perjalanan sejumlah KA dari arah barat memutar melalui rute Tegal-Prupuk-Kroya-Solobalapan-Gundih-Gambringan dan berakhir di Semarang Tawang," tambahnya.

Beberapa rangkaian KA yang terdampak perubahan rute ini antara lain KA Argo Anjasmoro, KA Harina, dan KA Kamandaka. Langkah ini diambil untuk memastikan perjalanan tetap berlanjut meskipun harus mengalami penambahan waktu tempuh akibat rute yang lebih jauh.

Hingga berita ini diturunkan, PT KAI terus menyiagakan petugas di lokasi terdampak untuk memantau penurunan debit air. Normalisasi jalur akan segera dilakukan setelah kondisi dinyatakan aman bagi operasional kereta api. Pihak KAI juga menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang atas keterlambatan yang terjadi akibat gangguan alam tersebut.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita