Sabtu, 10/01/2026, 20:07:35
Pasca Banjir di Kelurahan Krandon dan Kaligangsa, Sekda Pimpin Kerja Bakti Massal
Kerja Bakti
LAPORAN JOHARI

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono, pimpin kerja bakti massal

PanturaNews (Tegal) - Akibat hujan deras dan limpasan air sungai, Kelurahan Krandon dan Kaligangsa, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, belum lama tedampak banjir.

Guna membantu warga dan mencari penyebabnya banjir dilakukan kerja bakti massal, dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono, dihadiri anggota DPRD Kota Tegal dari Daerah Pemilihan Margadana, Camat, BPBD dan warga setempat, Sabtu 10 Januari 2026.

Sekda Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono, mengatakan kerja bakti ini dilakukan sebagai upaya mengatasi persoalan genangan air yang telah terjadi selama puluhan tahun.

Kerja bakti menyasar wilayah RW 04, yang sebelumnya kembali dilanda genangan air cukup parah pada 31 Desember 2025 hingga 6 Januari 2026. Genangan tersebut menjadi bencana musiman yang hampir setiap tahun dirasakan warga setempat.

Kegiatan diawali dengan apel bersama di halaman lokasi yang sempat difungsikan sebagai tenda pengungsian warga.

"Hari ini kita meninjau ke lokasi yang kemarin mengalami kondisi air tergenang di beberapa tempat. Dan setelah surut, hari ini kita dilakukan kerja bakti bersama. Sekaligus memonitor dan mengurai penyebab kenapa air bisa tergenang," tegas Agus Dwi Sulistyantono.

Lebih lanjut kata Agus, di lapangan pihaknya berdiskusi untuk mencari solusi, kira-kira nanti ke depan apa yang akan lakukan untuk menangani kesulitan masyarakat terhadap limpahan air yang berasal dari air hujan danair kiriman dari daerah tetangga. 

"Fokus hari ini agar kehidupan masyarakat kembali normal, yang disebabkan banjir kemarin. Kita kerja bakti dulu," ujar Agus.

Menurutnya salah satu opsi yang tengah dikaji adalah mengoneksikan jalur drainase terdampak dengan pompa Gebang 2, sehingga aliran air dari Krandon bisa tertarik ke arah Kelurahan Kaligangsa.

"Koneksi jalur ini akan kita coba, supaya air dari wilayah yang kemarin terdampak bisa terurai dan lebih cepat surut," pungkas Agus.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita