.
.
Teguh (pelaku) kini telah diamankan oleh pihak kepolisian dan sedang menjalani proses penyidikan.
PanturaNews (Brebes) – Niat hati ingin menjemput teman, Ikhsan Adi Saputra (27), warga Desa Sitanggal, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, justru harus menanggung luka serius di wajah dan lehernya. Ia menjadi korban penyiraman air keras oleh pria tak dikenal, usai menerima pesan WhatsApp dari seorang rekan perempuan.
Peristiwa memilukan ini terjadi di sebuah pertigaan Desa Rengaspendawa, Kecamatan Larangan, pada Jumat malam, 17 Oktober 2025. Polisi menyebut kasus ini sebagai tindak penganiayaan berat yang dilakukan secara terencana.
Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Resandro Handriajati, menjelaskan bahwa sebelum kejadian, korban menerima pesan WhatsApp dari teman perempuannya berinisial W. Dalam pesan tersebut, Ikhsan diminta untuk menjemput W di lokasi yang sudah ditentukan.
"Korban langsung menuju ke lokasi, yakni pertigaan Desa Rengaspendawa, sesuai dengan titik yang diminta," ujar Resandro saat dikonfirmasi, Sabtu 18 Oktober 2025..
Namun sesampainya di lokasi, bukan W yang muncul. Seorang pria tak dikenal justru mendekat ke arah Ikhsan sambil membawa gayung berisi cairan.
"Tanpa basa-basi, pelaku langsung menyiramkan cairan yang ternyata air keras ke arah wajah dan leher korban," jelasnya.
Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri ke arah Kecamatan Jatibarang. Meskipun mengalami luka bakar parah di wajah dan leher, Ikhsan masih sempat berlari meminta bantuan kepada warga sekitar. Beberapa warga yang berada tak jauh dari lokasi langsung menolong dan memberi air untuk meredakan rasa perih yang dialami korban.
Korban kemudian dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.
Penyelidikan polisi mengungkap bahwa pesan yang dikirim ke korban tidak benar-benar berasal dari W. Akun WhatsApp tersebut rupanya sudah digunakan oleh orang lain.
"Dari hasil penelusuran, akun WhatsApp yang menghubungi korban ternyata dikuasai oleh Teguh, warga Kecamatan Jatibarang, yang merupakan teman dekat dari perempuan berinisial W," ungkap Resandro.
Teguh kini telah diamankan oleh pihak kepolisian dan sedang menjalani proses penyidikan. Polisi masih mendalami motif pelaku melakukan penyiraman air keras terhadap korban.
"Motifnya belum bisa kami sampaikan, karena masih dalam pendalaman penyidik. Yang jelas, pelaku sudah kami amankan," pungkas Resandro.