Rabu, 15/10/2025, 21:22:34
Brebes Jadi Inspirasi Nasional dalam Penanganan Stunting, Disambangi Pemkab Jeneponto
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Kabupaten Brebes menjadi inspirasi nasional dalam upaya penanganan stunting setelah berhasil menurunkan angka prevalensi balita stunting secara signifikan dalam enam tahun terakhir.

PanturaNews (Brebes) — Kabupaten Brebes menjadi inspirasi nasional dalam upaya penanganan stunting setelah berhasil menurunkan angka prevalensi balita stunting secara signifikan dalam enam tahun terakhir. 

Keberhasilan tersebut menarik perhatian Pemerintah Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, yang melakukan kunjungan kerja ke Brebes pada Rabu (15/10/2025).

Rombongan yang dipimpin langsung Wakil Bupati Jeneponto Islam Iskandar itu diterima oleh Wakil Bupati Brebes Wurja SE di Pendopo Kabupaten Brebes. 

Kunjungan ini bertujuan mempererat kerja sama antardaerah sekaligus mempelajari strategi dan praktik baik yang diterapkan Pemkab Brebes dalam percepatan penurunan stunting.

“Kunjungan kerja ini menjadi momen berharga bagi kami untuk berbagi pengalaman dan memperkuat komitmen bersama dalam menekan angka stunting. Selain mempererat silaturahmi antardaerah, kegiatan ini juga menjadi wadah pembelajaran bersama,” ujar Wurja.

Wurja menjelaskan, keberhasilan Brebes tidak lepas dari intervensi gizi terpadu yang melibatkan banyak sektor. 

Intervensi spesifik difokuskan pada kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, dan remaja putri, sedangkan intervensi sensitif melibatkan sektor di luar kesehatan seperti penyediaan air bersih, sanitasi, ketahanan pangan, dan perbaikan lingkungan.

Menurut data, angka prevalensi stunting di Brebes menurun tajam dari 38,53 persen pada 2018 menjadi 12,61 persen pada 2024. Sementara itu, persentase keluarga berisiko stunting juga turun dari 57,74 persen pada 2022 menjadi 20,47 persen pada 2024.

“Meski angka stunting sudah menurun, perjuangan belum selesai. Kami harus terus memastikan intervensi gizi tepat sasaran dan program berjalan berkelanjutan,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Jeneponto Islam Iskandar mengaku terkesan dengan capaian Brebes. Ia menilai strategi dan kolaborasi lintas sektor yang dilakukan Pemkab Brebes layak dijadikan contoh untuk daerah lain di Indonesia.

“Kami datang ke Brebes untuk belajar langsung bagaimana strategi yang berhasil menurunkan angka stunting dari hampir 50 persen hingga di bawah 15 persen. Harapan kami, pengalaman ini bisa kami terapkan di Jeneponto,” ujar Islam Iskandar.

Dalam suasana hangat, Islam juga memperkenalkan potensi daerahnya yang berada di pesisir selatan Sulawesi, dengan garis pantai mencapai 114 kilometer. Ia sempat mencairkan suasana dengan gurauan soal kuliner khas Jeneponto, yaitu daging kuda yang menjadi ikon daerah tersebut.

“Kalau nanti Wakil Bupati Brebes berkunjung ke Jeneponto, kami siap menyajikan kuliner khas terbaik dari daerah kami,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat Pemkab Brebes, antara lain Kepala Baperrida Drs Apriyanto Sudarmoko, Kepala BKBPP Drs Ahmad Ma’mun, serta beberapa kepala OPD terkait. 

Kegiatan diakhiri dengan diskusi dan penyerahan cendera mata sebagai simbol kerja sama antardaerah. 


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita