Kamis, 24/07/2025, 00:21:38
Tabligh Akbar Habib Rizieq di Pemalang Berjalan Kondusif di Tengah Penolakan PWI LS
.
LAPORAN TIM PANTURANEWS

Tabligh Akbar Habib Rizieq di Pemalang Berjalan Kondusif di Tengah Penolakan PWI LS. (Foto : Screenshot YouTube Fakta News)

PanturaNews (Pemalang) – Sebuah acara Tabligh Akbar yang menghadirkan tokoh ulama Habib Rizieq Shihab (HRS) digelar di Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Rabu (23/7/2025) malam. 

Acara keagamaan yang dihadiri dihadiri ribuan jamaah dan kyai ini berlangsung lancar dan khidmat, meskipum bergejolak. 

Bahkan, diwarnai penolakan dari organisasi masyarakat (ormas) dari Perjuangan Walisongo Indonesia (PWI) Laskar Sabilillah (LS), baik dari Pemalang maupun wilayah sekitar seperti Tegal, Brebes, dan Pekalongan. 

Diketahui, lewat surat tertanggal 11 Juli 2025 yang ditandatangani oleh Kyai Wahyudin, PWI LS menyatakan penolakannya secara terbuka dan menyerukan pengumpulan massa.

Sebagai respons, DPD Front Persaudaraan Islam (FPI) Jawa Tengah juga menyatakan kesiapan untuk mengerahkan massa dari berbagai wilayah di Pantura hingga eks Karesidenan Banyumas, sesuai surat tertanggal 16 Juli 2025 yang ditandatangani Habib Alwi bin Hamzah Al Hieyed.

Meski sempat menimbulkan kekhawatiran, situasi tetap aman berkat kehadiran dan kesiapsiagaan aparat gabungan, seperti dari TNI dan Polri setempat. 

Imron Rosadi, tuan rumah acara sekaligus warga asli Walangsanga Moga, menjelaskan bahwa Tabligh Akbar ini diselenggarakan dalam rangka haul (peringatan wafat) KH Muhamad Hasyim, guru spiritualnya yang dimakamkan di Moga. 

Ia juga menegaskan bahwa acara ini dilakukan secara damai dan bertujuan mempererat silaturahmi umat.

“Saya hanya ingin mengenang guru saya. Acara ini bukan untuk tujuan politik ataupun provokasi,” ujar Imron. 

Sebelumnya, usai pertemuan di Kantor Kesbangpol Pemalang bersama aparat dan perwakilan kedua kelompok, tercapai kesepakatan untuk menjaga kondusivitas. 

Kedua belah pihak setuju untuk tidak melakukan tindakan provokatif dan mendahulukan kepentingan umum serta kedamaian warga.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita