Ilustrasi
PanturaNews (Brebes) - Sejak adanya identifikasi HIV/AIDS tahun 2006 sampai dengan 2010, di Kabupaten Brebes terdapat 34 penderita, 10 diantaranya meninggal dunia. Demikian dikatakan Kabag Kesra Setda Brebes, Mabruri, SH, MH selaku ketua panitia seminar penanganan dan pecegahan HIV/AIDS dalam rangka hari AIDS sedunia 01 Desember 2010, di Pendopo Brebes, Rabu 24 November 2010.
Dikatakan, bahwa setiap tahun kasusnya cenderung mengalami kenaikan, bahkan pada tahun 2010 terjadi lonjakan sebanyak 21 penderita. Dengan data tersebut menunjukan betapa pentingnya kegiatan menahan laju penyakit HIV/ AIDS, salah satunya adalah memberikan pemahaman tentang arti penting penanganan dan pencegahanya.
"Tujuan diadakan seminar ini untuk memberikan pemahaman kepada para petugas medis dan non medis serta masyarakat luas akan bahaya yang timbul penyakit HIV/AIDS, serta mengetahui cara penanggulangan HIV/AIDS dan mampu mencegah HIV/AIDS tidak semakin meluas di Kabupaten Brebes," katanya.
Sebagai narasumber adalah dr. Muclis Achsan Udji S, SpPD dari fakutas kedokteran UNDIP, Didik SKM, Mkes dari BKPM semarang, dr. Aji, SpPD dari RSUD Brebes dengan materi pertemuan Upaya penanganan dan pecegahanperan klinik VCT dan CST dalam penanganan HIV/AIDS dan kesiapan RSUD dalam penanganan HIV/AIDS. Peserta dari kalangan tenaga medis dan non medis, petugas penyuluh KB, mahasiswi AKBID dan seluruh KPAD brebes.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, dr. Laode Budiono, MPH mengatakan pihaknya tidak pernah menyangka bahwa ancaman HIV/ AIDS sudah ada ditengah – tengah masyarakat Brebes.
Terlebih, data juga mengungkapkan bahwa dari 17 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Brebes, diantaranya sudah terjamah persebaran HIV/AIDS. Tercatat kecamatan yang memiliki jumlah penderita HIV/AIDS tersebar adalah kecamatan Brebes dengan jumlah penderita sebanyak 6 orang, diikuti Bulakamba dan wanasari masing-masing 5 orang.
"Fakta tersebut sudah semestinya membuat kita lebih waspada dan sudah mulai melihat bahwa HIV/AIDS adalah ancaman serius diwilayah kita," tuturnya.