Jumat, 30/05/2025, 13:27:15
Naas, Bermain Ponsel di Atas Rel, Farkhan Tertemper Kereta Api di Songgom
Begini Kondisi dan Kronologinya
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Polisi melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

PanturaNews (Brebes) - Seorang pelajar SMP bernama Moh. Farkhan Haqiqi (14), warga Dukuh Pagendengan, Desa Songgom, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, meninggal dunia setelah tertemper Kereta Api tambahan KA KP/7037A arah tujuan Yogyakarta–Gambir pada Kamis 29 Mei 2025 malam.

Kejadian naas itu terjadi sekitar pukul 21.50 WIB di rel kereta api KM 283+8 jalur hilir petak jalan Prupuk–Songgom yang masuk wilayah Dukuh Pagendengan. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui sedang duduk di atas rel bersama dua temannya sesaat sebelum kejadian.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan saksi, korban bersama dua temannya, M. Adi Galih Adi Putra Negoro (14) dan Haekal Hakiki (15), sedang bermain ponsel di atas rel. 

Saat kereta melaju dari arah selatan menuju utara (Jakarta), saksi melihat lampu kereta dan segera mengajak korban untuk menyingkir. 

Namun, korban terlambat bereaksi dan akhirnya tertemper lokomotif CC 2061302 yang dikemudikan oleh masinis Roni Aprilianto dengan asisten Wisnu Wijanarko.

Korban sempat terlempar sejauh 50 meter dan meninggal di tempat. Kondisi tubuh korban mengalami luka-luka berat.

Petugas dari Polsek Songgom bersama tim medis dan pihak PT KAI langsung melakukan evakuasi dan membawa korban ke rumah duka. 

Hasil pemeriksaan medis yang dilakuka, menyatakan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia saat ditemukan.

Perangkat Desa Songgom, Zaenal Abidin, yang pertama kali melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian pada pukul 22.15 WIB.

Kapolsek Songgom AKP Suryantono, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan serangkaian tindakan. Termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, koordinasi dengan pihak stasiun Songgom, dan pelaporan ke pimpinan untuk penanganan lebih lanjut.

"Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pelajar, untuk tidak bermain di area rel demi keselamatan," jelasnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita