PanturaNews (Brebes) – Pengurus Federasi Akuatik Indonesia (FAI) Kabupaten Brebes, periode 2025–2029, resmi dilantik di Pendopo Brebes, Sabtu 24 Mei 2025.
Acara pelantikan dihadiri langsung oleh Ketua Umum FAI Provinsi Jawa Tengah, Hartadi Noertjoyo, yang sekaligus melantik secara resmi jajaran pengurus baru FAI Kabupaten Brebes, yang diketuai Fauzan Rasyid.
Dalam sambutannya, Hartadi, menyampaikan harapannya agar pengurus FAI Kabupaten Brebes dapat membawa prestasi akuatik ke tingkat yang lebih tinggi.
“Saya mengucapkan selamat kepada para pengurus FAI Kabupaten Brebes yang baru dilantik. Ini adalah momentum penting untuk membangun prestasi akuatik dari daerah. Kami di provinsi siap mendukung program-program pembinaan dan kompetisi yang dicanangkan,” ujarnya.
Ketua FAI Kabupaten Brebes, Fauzan Rasyid, menyatakan komitmennya untuk fokus pada pembinaan atlet usia dini dan menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Kami akan segera menyusun program kerja jangka pendek dan panjang. Fokus utama kami adalah pembinaan usia dini dan sinergi dengan sekolah-sekolah serta klub lokal. Dengan dukungan dari semua pihak, kami yakin bisa membawa nama Brebes lebih dikenal di kancah olahraga air,” kata politisi muda dari Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Brebes ini.
Ketua KONI Brebes, Abdul Aris Assaad, juga turut memberikan ucapan selamat, sambutan dan dukungan. Ia mendorong agar Stadion Karangbirahi direvitalisasi guna menunjang fasilitas olahraga yang lebih memadai.
Ia juga meminta agar FAI segera mengirimkan data atlet untuk persiapan Pra Porprov, dan memastikan para atlet tetap dibina di daerah.
“Berapa pun jumlah atlet yang akan diberangkatkan, berangkatkan. Jangan sampai atlet-atlet terbaik kita justru keluar daerah,” tegasnya.
Sementara, Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, melalui Staf Ahli Bupati Untung Rizaludin, menyampaikan apresiasinya kepada pengurus baru FAI Brebes dan memberikan pesan khusus agar pengurus langsung bergerak cepat.
“Saya harap FAI Brebes langsung tancap gas. Rancang program-program yang konkret dan menyentuh langsung ke akar persoalan. Bangun kolaborasi dengan sekolah, komunitas, hingga pihak swasta. Gelar event-event menarik yang bisa menggairahkan semangat olahraga masyarakat,” tandasnya.