POS Pelayanan Terpadu (Posyandu) merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat (UKBM) yang dilaksanakan dari, oleh dan bersama masyarakat, untuk memberdayakan dan memberikan kemudahan memperoleh pelayanan kesehatan bagi ibu, bayi dan anak balita. Adapun kegiatan setelah posyandu yaitu pelatihan untuk ibu hamil.
Kekurangan gizi pada ibu hamil mempunyai dampak yang cukup besar terhadap proses pertumbuhan janin dan anak yang akan dilahirkan. Masalah gizi juga penting untuk ibu yang meniliki bayi dan balita, salah satu yang perlu diketahui mengenai stunting kondisi gagal tumbuh pada anak balita, akibat kekurangan gizi kronis terutama dalam 1000 hari pertama kehidupan.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh bidan desa dan masyarakat Desa Prupuk Selatan, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Peradaban (UP) Bumiayu, Kabupaten Brebes pada Senin 12 Februari 2024 lalu.
Pada pagi hari dilakukan kegiatan posyandu yang dilakukan yaitu menimbang dan mengukur tinggi badan anak, balita, dan bayi yang ada di Desa Prupuk Selatan dilanjut kegiatan dengan mengumpulkan ibu hamil dan memberikan sosialisasi mengenai stunting, dengan mendatangkan ahli gizi dari Puskesmas Prupuk Selatan.
Kegitan berjalan lancar dengan peserta yang sangat antusias dalam memahami materi yang diberikan. Pada kegiatan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi ibu hamil untuk kesehatan bayinya.
(Kelompok KKN Desa Prupuk Selatan : Kirmawati, Rizka Andini Putri, Isti Yunita Safitri, Vina Nurjahidah, Aenun Nahidah, Intan Nurani, Deni Irawan, Nurofik, Nurokhim, Fathiakan Abdullah)