Minggu, 04/02/2024, 21:55:36
Jelang Pemilu, Gelombang Bansos Melanda. Strategi atau Kontroversi? Ini Kata Sandiaga
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Kepala Bapilu Nasional PPP, Sandiaga Uno saat melakukan kunjungan ke Kantor DPC PPP Kabupaten Brebes. (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Dalam beberapa waktu terakhir, gelombang bantuan sosial (bansos) yang melimpah dari pemerintah semakin mencuat menjelang pemilihan umum. 

Sebagian melihatnya sebagai strategi pemerintah untuk memperoleh dukungan politik, sementara yang lain menilai langkah ini sebagai kontroversi yang dapat mempengaruhi integritas pemilu. 

Fenomena ini mengundang pertanyaan seputar transparansi, tujuan sebenarnya dari bantuan tersebut, dan dampaknya terhadap proses demokrasi.

Menanggapi hal itu, Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Nasional Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Sandiaga S Uno memberikan maklumat kepada para kader dan simpatisan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Kantor DPC PPP Kabupaten Brebes, Minggu 4 Februari 2024 sore.

"Jadi ada tiga alasan saya memberikan maklumat sebagai Bappilu kepada seluruh kader PPP dan simpatisanya," kata Sandiaga, yang juga menjabat Ketua Dewan Pakar Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud ini.

Sandiaga menyampaikan, alasan pertama adalah diniatkan sebagai ibadah. PPP kata dia juga bagian dari kesuksesan pemerintahan ini yang sudah membangun selama 10 tahun.

"Oleh karena itu, kita niatlan ibadah dan karena ini program pemerintah, juga merupakan kerja keras PPP. Percayalah jika bansos atau sembako yang diberikan pemerintah itu bukti PPP partai pendukung pemerintah," terangnya.

Sandi secara jelas mempersilakan kader kader PPP menerima bansos tersebut. Alasannya, bansos itu adalah program pemerintah yang menggunakan uang rakyat.

"Tidak apa apa menerima, karena itu bagian dari dana pemerintah dan PPP adalah partai pendukung pemerintah," jelas Sandiaga.

Kemudian alasan kedua Sandiaga menyampaikan maklumat adalah agar kader PPP untuk tingkatkan ukhuwah. Bansos adalah program pemerintah, jangan sampai bansos menimbulkan perpecahan.

"Kedua harus tingkatkan ukhuwah, jangan sampai bansos akan memecah belah kita. (Bansos) Ini sngt diperlukan masyarakat.

Jadi kita kita tingkatkan persatuan bangsa, kita rajut kebersamaan," sambungnya.

Yang ketiga, Sandi mengatakan agar kader PPP istiqomah berjuang sampai 14 Februari. Sandi meminta kader memenangkan PPP karena sudah melewati 4 persen.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita