PERCAYA diri umumnya dikembangkan mulai dari anak usia 4 - 5 tahun. Namun, biasanya anak pada usia ini masih mempunyai rasa malu untuk mengungkapkan pendapatnya terhadap orang lain.
Oleh karena itu, pada masa usia Sekolah Dasar, anak lebih cenderung diajarkan untuk mengembangkan sikap percaya diri, dan mengatasi sifat pemalu pada siswa siswinya.
Sikap percaya diri ini bukan sekedar penting tetapi sangatlah penting untuk dikembangkan pada siswa-siswi Sekolah Dasar. Mengapa demikian? Karena dengan adanya rasa percaya diri siswa-siswi dapat mengurangi rasa minder maupun takut ketika berbicara atau mengungkapkan sesuatu yang ada dipikirannya kepada orang lain.
Dengan adanya rasa Percaya Diri juga membuat kita lebih bahagia seperti halnya yang dikatakan oleh Norman Vincent Peale “Percaya pada dirimu sendiri! Percayalah pada kemampuanmu! Tanpa kepercayaan diri yang rendah hati dan masuk akal terhadap kekuatan sendiri, kamu tidak akan berhasil atau bahagia”. Lantas, bagaimana caranya mengembangkan sikap percaya diri pada siswa-siswi Sekolah Dasar?
Salah satu caranya adalah dengan mengadakan Pentas Seni atau biasa disebut Pensi. Apa itu Pentas seni atau Pensi? Pensi adalah suatu acara atau seni pertunjukan yang diselenggarakan oleh sekolah. Bisa kita katakan Pentas Seni adalah ajang untuk menggali kreativitas yang dimiliki anak. Mengapa Pentas Seni dapat mengembangkan rasa percaya diri pada anak?
Pentas seni ini telah menjadi tradisi dalam bidang pendidikan di Indonesia yang mempunyai banyak sekali manfaatnya bagi perkembangan mental pada siswa terutama siswa sekolah dasar. Menurut Ki Hajar Dewantara, “Seni adalah hasil keindahan sehingga dapat mempengaruhi perasaan seseorang yang melihatnya, dan seni merupakan perbuatan manusia yang bisa mempengaruhi dan menimbulkan perasaan indah”.
Biasanya, Pentas Seni yang diselenggarakan oleh Sekolah Dasar diikuti oleh siswa-siswi yang telah dipilih atau mengajukan diri untuk menampilkan bakat yang dimilikinya. Biasanya bakat yang ditampilkan berupa tarian, musik, penyampaian puisi, hingga penampilan drama maupun teater.
Dengan adanya Pentas Seni mereka dapat mengungkapkan ekspresi dan ide-ide mereka dengan jelas melalui sebuah pertunjukan seni, mengasah keberanian mereka untuk berbicara dan tampil dihadapan banyak orang untuk menyampaikan gagasan mereka dengan keberanian, percaya diri dan kreativitas.
Selain mengembangkan kreativitas siswa, diadakannya pentas seni juga menumbuhkan kerjasama siswa di dalam tim atau kelompok. Kerjasama antara siswa-siswi untuk menyusun pertunjukan, menciptakan seni bersama, menyelaraskan gerakan tarian dan sebagainya.
Oleh karena itu mengadakan Pentas Seni sangatlah berguna untuk mengembangkan sikap percaya diri pada anak Sekolah Dasar dan tidak bisa terpisahkan dari kegiatan pembelajaran di sekolah terutama di Sekolah Dasar. Meskipun demikian, menyelenggarakan Pentas Seni harus disertai minat dari siswa-siswi dalam mengikuti acara pertunjukan seni ini.
Beberapa siswa mungkin berpikir tidak perlu atau merasa takut maupun malu untuk menampilkan keahlian minat bakat serta kreativitasnya. Oleh karena itu, perlu adanya upaya lebih lanjut untuk meningkatkan kesadaran akan manfaat pentas seni dan mendorong partisipasi siswa untuk menampilkan keahlian minat bakat dan kreativitasnya.
Bisa dengan disediakannya bimbingan atau pembelajaran dengan dukungan untuk siswa yang mungkin merasa kurang percaya diri dalam berpartisipasi dalam kegiatan pentas seni. Sekaligus bisa juga dengan cara mengajak orang tua siswa terlibat dalam mendukung partisipasi siswa dalam menampilkan bakat dan kreativitas yang dimiliki siswa.