Beberapa pekerja nampak sibuk mengerjakan kulit sapi dan kambing di gudang pengepul kulit.
PanturaNews (Bumiayu) - Stok kulit kambing dan sapi pada Idul Adha melimpah. Meski begitu harga kedua kulit tersebut cenderung naik dibanding pada hari-hari biasa. Bahkan dibanding tahun lalu, harga jauh lebih tinggi.
"Tahun ini harga kulit cukup tinggi dibanding tahun lalu," tutur Anton, salah satu pengepul kulit di Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Kamis 17 Nopember 2010 siang.
Anton yang mengelola usaha pengepulan kulit milik kelurga itu mengatakan, Lebaran Iddul Adha tahun ini harga kulit domba mencapai Rp 40 ribu, kulit kambing jawa Rp 23 ribu dan kulit sapi Rp 13 ribu perkilogram. Sementara tahun lalu harga kulit domba Rp 26 ribu, kulit kambing jawa Rp 15 ribu dan kulit sapi Rp 8500 per kilogram. "Kenaikan harga kulit karena tingginya permintaan di pasar kulit internasional," ucapnya.
Pada hari kedua setelah Hari Raya Kurban ini kulit yang telah dikumpulkannya mencapai 400 lembar kulit sapi, kulit domba atau kambing sebanyak 2000 lembar, yang diperoleh dari pembelian kulit hewan kurban. Stok kulit sapi tahun ini juga meningkat dua kali lipat dibanding tahun lalu, sementara untuk kulit domba atau kambing menurun.
"Sekarang ini masyarakat lebih banyak memilih sapi dibanding domba atau kambing untuk hewan kurban," ujar Anton yang membuka usahanya di Komplek Pasar Hewan Bumiayu ini.
Masih menurut Anton, banyaknya stok kulit yang diperoleh juga membuat dirinya kewalahan, sehingga menambah jumlah tenaga kerja untuk mengawetkan kulit sebelum dikirim ke pabrik pengolahan kulit di Bandung. Tenaga kerja saat ini mencapai 20 orang, yang dipekerjakan untuk mengolesi kulit dengan garam dan menatanya. "Kalau hari-hari baias tenaga kerjanya cukup dua orang, karen hanya mengawetkan kulit rata-rata 30 lembar tiap harinya," katanya.