Jumat, 01/09/2023, 16:43:32
Selingkuhi Warganya, Oknum Aparat Desa Ini Dituntut Dipecat Dari Jabatanya
IMAM PML-LAPORAN IMAM SANTOSO

Warga menggeruduk Kantor Desa Jebed Selatan, Taman, Pemalang menuntut perangkat desa setempat, Deny Prasetyo dipecat dari jabatanya. (Foto: Imam)

“Saya mengakui perbuatan itu, dan dilakukan suka sama suka,”

PanturaNews (Pemalang) - Puluhan warga menggeruduk Kantor Desa Jebed Selatan, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Kamis 31 Agustus 2023. Mereka menuntut agar perangkat desa (Kadus) setempat, Deny Prasetyo dipecat dari jabatanya.

Tuntutan warga itu dilakukan, karena Deny Prasetyo diduga telah menggauli warganya yang bernama Windy selama hampir setahun. Hal itu dilakukan ketika suami Windy yang bernama Supriyono, tengah merantau ke Jakarta.

Deny sendiri sebenarnya punya istri yang bernama Rima. Namun Rima terpaksa meninggalkan Deny sudah 6 bulan, karena suaminya sering selingkuh dengan perempuan lain.

Diceritakan oleh Endang sebagai kakak kandung Supriyono, bahwa perbuatan Deny dilakukan hampir setahun.

“Kebetulan rumah Windy berada di tepi sungai. Ketika Supriyono pergi ke Jakarta, Deny pura-pura mancing, kadang pulang sampai pagi. Ternyata masuk ke rumah Windy,“ tutur Endang.

Dibantu oleh sejumlah aparat dari Polsek dan Koramil Taman, warga ahirnya dapat dikendalikan dengan cara mediasi lewat musyawarah yang dipimpin oleh Kepala Desa Jebed Selatan, Casmuri.

Dalam dialog saat mediasi tersebut, Deny Prasetyo mengakui perbuatanya, dan siap menerima hukuman apapun dari Kepala Desa.

“Saya mengakui perbuatan itu, saya lakukan dengan sadar, dan dilakukan dengan suka sama suka. Saya mengaku salah. Dan saya siap menerima hukuman apapun,“ ujar Deny dengan suara keras dan tegas.

Supriyono selaku suami Windy yang menjadi korban, dibantu sejumlah warga yang hadir, meminta agar Deni Prasetyo dipecat dari jabatanya.

Sementara Kepala Desa Jebed Selatan, Casmuri menawarkan kepada Deny Prasetyo untuk mengundurkan diri. Namun tidak dijawab oleh Deny. Casmuri mempersilahkan Deny untuk berfikir lebih dulu.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita