Sabtu, 29/07/2023, 23:23:40
Eksistensi Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Melalui Pergelaran Drama Monolog
Oleh: Siti Murniasih
--None--

EKSISTENSI mahasiswa ketika di bangku perkuliahan sangatlah dibutuhkan, tidak hanya kost, kantin, kampus (3K). Akan tetapi mahasiswa harus aktif pada bidang yang dia tekuni, misalnya seni bermain peran, musik, tari dan lain sebagainya.

Misalnya saja seperti yang sudah dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, mereka mengadakan kegiatan Pergelaran Drama Monolog dan Pameran Media Pembelajaran, yang dilaksanakan pada hari minggu, 23 Juli 2023 di Universitas Peradaban Bumiayu.

Seni bermain atau banyak orang menyebutnya drama merupakan perwujudan cerita dalam naskah atau gambaran kehidupan manusia dengan gerak. Melalui pertunjukan drama, seseorang dapat secara intuitif melihat ekspresi pikiran dan perasaan para tokoh.

Kepribadian para tokohpun dapat dilihat melalui peran dan dialog yang dipentaskan. Menurut Herman J. Waluyo (2001:3) drama merupakan salah satu genre sastra yang disejajarkan dengan puisi dan prosa. Naskah drama sebagai salah satu genre sastra yang mempunyai kekhususan jika dibandingkan dengan genre puisi atau genre lainnya. drama lebih berfokus langsung pada karya yang responsif secara konkret.

Kegiatan Pergelaran Drama Monolog yang di pentaskan merupakan karya dari seorang sastrawan indonesia yang bernama Agus Noor, beliau memiliki banyak karya salah satunya adalah drama monolog.

Monolog adalah sebuah pementasan seni yang hanya diperankan oleh satu tokoh. Monolog sering digunakan untuk seni teater atau seni peran yang bertujuan untuk mengajak audiens berinteraksi dengan memberikan kesan terhadap aksi mereka.

Selain Pementasan drama monolog, mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia juga melakukan kegiatan Pameran Media Pembelajaran. Seperti yang dikatakan oleh Dr. Utari (2023) Pameran Media Pembelajaran merupakan karya mahasiswa hasil dari mata kuliah berbasis proyek dan merupakan inovasi yang dibuat mahasiswa yang dapat digunakan di dalam pembelajaran.

Salah satu objek dari Pameran Media Pembelajaran oleh mahasiswa pendidikan Bahasa Indonesia adalah bedah majalah. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas diri dan mengembangkan diri dalam kemampuan berkarya serta sebagai sarana edukasi, sarana apresiasi dan sarana kegiatan sosial.

Adanya kegiatan Pergelaran Drama Monolog dan Pameran media Pembelajaran ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang seni dan media pembelajaran serta dapat mengimplementasikan nilai nilai yang ada pada drama monolog tersebut.

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita