Jumat, 28/07/2023, 07:52:27
Pondasi Proyek Pembangunan Mall Pelayanan Publik Dipertanyakan
-LAPORAN JOHARI

Komisi lll DPRD Kota Tegal sidak proyek pembangunan MPP

PanturaNews (Tegal) - Pondasi proyek pembangun Mall Pelayanan Publik (MPP), di Kawasan PPIB dipertanyakan Komisi III DPRD Kota Tegal. Pasalnya pondasi tidak menggunakan tiang pancang melainkan menggunakan bore pile. 

Hal itu dikatakan anggota Komisi III DPRD Kota Tegal, Sisdiono Ahmad saat inspeksi mendadak (Sidak) ke proyek pembangunan MPP, Kamis 27 Juli 2023.

Menurut Sisdiono, melihat struktur tanah di Kota Tegal berpasir dan airnya asin, maka tidak cocok pondasi bore pile karena kerangka pondasi menggunan besi, tenunya nanti dibor lebih dan itu akan mengeluarkan air dikwatirkan akan kesulitas mengecornya. 

"Saya melihat pembangunan di RSUD Kardinah itu menggunakan pondasi tiang pancang, sehingga tidak perlu digali. Karena kalau digali sedalam 26 meter tentunya akan mengeluarkan air nantinya mengecornya bagaimana, tapi tentu tim sudah punya perencanaan lain," ujar Sisdiono.

Menurut Sisdiono, MPP ini program prioritas wali kota sebelum masa jabatannya habis. Karena setiap daerah wajib membangun MPP dan tahun terakhir.

"Jadi MPP ini harus megah, diantara bangunan lainnya di lingkungan pemerintah, karena di daerah lain seperti Slawi dan Blora itu megah sekali. Saya berharap, pekerjaan tepat waktu dan kwalitasnya juga bagus," ujar Sisdiono.

Koordinator lapangan pekerjaan, Trianto mengatakan soal pondasi menggunakan bore pile sesuai dengan dokumen yang diberikan oleh konsultan. 

"Kami mengerjakan sesuai apa yang ada digambar oleh konsultan," ujarnya.

Kepala DPUPR Kota Tegal, Heru Prasetyo mengatakan, alasan pondasi menggunakan Bore pile, karena tanah kedalaman 26 meter itu pasir, sehingga membal. Jika menggunakan tiang pancang akan susah memasangnya. Untuk yang tepat menggunakan bore pile," pungkasnya.

 


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita