Peserta didik KB Al-Fatah bersama para pendidik dan pengurus yayasan (Foto: Dok. KB Al-Fatah)
PanturaNews (Brebes) - Kelompok Bermain (KB) Al-Fatah di Dukuh Sambungregel Desa Manggis Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes, berupaya memberikan kontribusi membantu para orang tua dalam mempersiapkan generasi muda yang memiliki akhlak mulia sejak usia dini.
KB Al-Fatah menyadari pentingnya pembentukan karakter dan nilai-nilai moral sejak usia emas (golden age). Hal itu disampaikan oleh Ketua Yayasan Al-Fatah Zaenal Muttaqin yang menaungi KB Al-Fatah Sambungregel Manggis.
"Karenanya KB Al-Fatah mengadakan berbagai kegiatan yang mendidik dan menginspirasi anak-anak dalam hal berakhlak," katanya saat memberi sambutan arahan pada Pelepasan Peserta Didik KB Al-Fatah tahun ajaran 2022/2023, belum lama ini.
Melalui berbagai program dan kegiatan yang menarik, KB Al-Fatah memberikan pendidikan agama yang berlandaskan pada nilai-nilai Islam kepada anak-anak usia dini. Dalam lingkungan yang menyenangkan dan penuh kasih sayang, anak-anak diajak untuk belajar memahami dan mengamalkan nilai-nilai kebaikan seperti kejujuran, tolong-menolong, kesabaran, dan kepedulian terhadap sesama.
"Dalam penyelenggaraan pendidikan ini aspek karakter dan tata krama yang baik menjadi acuan utama," kata Zaenal.
Menurutnya, dalam prosesnya pembelajaran para pendidik telah dibekali metode pendidikan dengan prinsip Targhib, Tarhib dan Tal'ib. Mendidik anak dengan targhib adalah dengan kasih sayang, bisa dengan janji berupa bujukan yang membuat anak merasa senang melakukan suatu maslahat atau kebaikan.
Kemudian tarhib andalah memberikan bimbingan bahkan pendampingan langsung pada anak agar dapat mencontoh untuk melakukan hal-hal yang baik.
"Kemudian prinsip Tal'ib yang maksudnya adalah mendidik melalui metode bermain yang menyenangkan, sesuai dengan dunia nyang lebih banyak dihabiskan untuk bermain," tutur Zaenal.
Dikatakan, salah satu kegiatan yang diadakan KB Al-Fatah adalah mengajarkan anak-anak tentang pentingnya berbagi dengan sesama melalui program "Berbagi Kebaikan". Anak-anak diajak untuk mengumpulkan makanan atau pakaian yang masih layak pakai untuk kemudian disumbangkan kepada mereka yang membutuhkan.
"Melalui kegiatan ini, anak-anak diajarkan untuk peduli dan memiliki rasa empati terhadap sesama," ucap Zaenal.
Selain itu, KB Al-Fatah juga mengadakan kegiatan seni dan kreativitas yang bertujuan untuk mengembangkan potensi anak-anak secara holistik. Anak-anak diajarkan untuk mengungkapkan perasaan dan pikiran mereka melalui seni lukis, musik, dan tari. Dalam prosesnya, mereka belajar menghargai keindahan dan mengembangkan imajinasi serta kreativitas mereka.
"Kami percaya bahwa pendidikan karakter dan moral harus dimulai sejak dini. Dengan membantu orang tua dalam membentuk generasi berakhlak, kami berharap dapat melahirkan anak-anak yang memiliki kepribadian yang kuat, bertanggung jawab, dan berkontribusi positif bagi masyarakat," tenrang Zaenal lagi.
Kepala KB Al-Fatah, Rusmini mengatakan, dalam mengelola pendidikan KB Al-Fatah selalu bekerja sama dengan orangtua untuk memperluas lingkaran pendidikan anak-anak. Di antaranya menyelenggarakan seminar parenting dan lokakarya bagi orang tua untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya mendampingi anak-anak dalam proses pembentukan karakter.
"Hal itu dilakukan agar orang tua juga dapat memberikan pendidikan yang konsisten di rumah," kata Rusmini.
Prestasi dan peran KB Al-Fatah dalam membantu orang tua dalam mempersiapkan generasi berakhlaq mendapatkan apresiasi tinggi dari masyarakat. Banyak orangtua yang merasakan perubahan positif pada anak-anak mereka setelah mengikuti program di KB Al-Fatah.
"Terima kasih kepada KB Al-Fatah yang telah membantu saya dalam membentuk karakter anak saya," kata Wahyu Mudi Sari, salah satu wali murid ketika diminta tanggapannya.