Selasa, 16/05/2023, 15:26:33
Ratusan Pelajar SMA 1 Tegal Gelar Tradisi Mantu dan Sunat Poci
-LAPORAN JOHARI

Arak-arakan Mantu dan Sunat Poci

PanturaNews (Tegal) - Ratusan Pelajar SMA 1 Tegal, Jawa Tengah, menggelar tradisi Mantu dan Sunat Poci, Selasa 16 Mei 2023. Kegiatan tersebut untuk melestarikan kebudayaan Kota Tegal yang hampir punah.

"Mantu atau Sunat Poci adalah salah satu kebudayaan di wilayah Tegal, dengan cara menyelenggarakan upacara perkawinan yang mempelainya merupakan sepasang poci tanah berukuran raksasa. Mantu poci pada umumnya diselenggarakan oleh pasangan suami istri yang telah lama berumah tangga namun belum juga dikarunai keturunan," ujar Mufti, salah satu guru yang menginisiasi kegiatan tersebut, Selasa, 16 Mei 2023.

Menurutnya, gelaran tradisi budaya khas Tegal ini didahului dengan karnaval anak anak muda dengan pakaian adat khas Tegal memanggul miniatur poci (tanah liat) raksasa, dan beberapa ornamen "sesarahan" layaknyak arak arakan mengiring pengantin atau khitanan.

"Poci ini kita objekkan srbagai orang (pengantin) atau anak yang disunat sedang diarak mengelilingi kampung," ucap Rasya, salah satu peserta arak2kan.

Selanjutnya arak arakan tersebut berhenti di tempat yang ditentukan, layaknya manusia di dudukan di pelaminan.

Poci raksasa ini juga dihibur dengan tarian khas Tegal dan kesenian lainnya , laiknya pengantin atau anak yang dihitan dihibur dengan pertunjukan.

"Pagelaran ini selain salah satu kegiatan pelaksanaan kurikulum merdeka di kota Tegal, juga sebagai bentuk pelestarian budaya khas Tegal yang kini mulai punah," ucap Rosa Herawati, Kepala Sekolah SMA 1 Tegal.

Sementara di tempat terpisah Budayawan Lutfi AN menyebut bahwa tradisi mantu poci atau sunat poci merupakan tradisi leluhur masyarakat kota Tegal secara turun menurun.

"Biasanya hajatan mantu Poci atau Sunat Poci dilakukan oleh orang yang tidak memiliki keturunan, nun berkehendak menggelar hajatan, karena mereka selama hidup bermasyarakat selalu hadir dalam setiap undangan hajatan," kata Lutfi AN.

Lebih lanjut Lutfi AN mengatakan pemilihan objek Poci Tanah Liat, mengingat warga Tegal yang memiliki kehidupan khas minum teh menggunakan poci tanah liat sebagai kebiasaan.

Acara gelaran mantu atau sunat poci diakhiri dengan menyebar uang receh yang dicampur dengan beras kuning, sebagai ungkapan rasa syukur dan permohonan doa keberkahan.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita