MATEMATIKA merupakan ilmu yang membahas angka-angka dan perhitungannya, membahas masalah-masalah numerik, mengenai kuantitas dan besaran, mempelajari hubungan pola, bentuk dan struktur, sarana berpikir, kumpulan sistem, struktur dan alat.
Hal ini berarti bahwa objek yang dibahas dalam matematika hanyalah pada permasalah angka saja, baik dalam permasalahan angka-angka yang memiliki nilai maupun sebagai sarana dalam memecahkan suatu masalah. (Ismail dkk (Hamzah, 2014: 48)).Untuk memecahkan masalah banyak orang yang menginovasikannya dalam teknologi.
Pendapat ini dicetuskan oleh seorang sosiolog yang berasal dari Amerika yaitu Read Bain (1937),bahwa teknologi pada dasarnya meliputi semua alat, mesin, perkakas, aparat, senjata, perumahan, pakaian, peranti pengangkut dan komunikasi, dan juga keterampilan, dimana hal ini memungkinkan kita sebagai seorang manusia dapat menghasilkan semua itu.
Berdasarkan pendapat Bain tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa teknologi merupakan segala sesuatunya yang bisa diciptakan dan juga dibuat oleh seorang atau sekelompok manusia yang kemudian bisa memberikan nilai dan manfaat bagi sesama.
Matematika merupakan ilmu dasar yang dalam mengaplikasikannya berdampak banyak pada berbagai cabang ilmu lain di dunia. Matematika digunakan di seluruh dunia sebagai alat penting dalam berbagai bidang, yaitu seperti ilmu terapan, pengetahuan alam, medis, rekayasa begitu juga dengan ilmu sosial seperti ekonomi dan psikologi.
Salah satu bidang lainnya adalah teknologi informasi yang dimana matematika memiliki hubungan yang erat antara ilmu pengetahuan dan juga teknologi. Matematika dalam hal ini memiliki peran penting untuk mendapatkan penyelesaian terhadap permasalahan yang sedang dihadapi.
Dalam perkembangan IT, matematika akan terus berjalan bersama untuk membentuk sebuah sistem dikarenakan dalam membangun sistem tersebut dibutuhkan penerapan matematika. Ilmu matematika mempunyai peranan yang sangat penting bagi kemajuan IPTEK.Berikut salah satu peranan penting matematika terhadap ilmu teknologi:
Sebagai Dasar Pemrograman Komputer: Penggunaan matematika dalam pemrograman komputer cukup beragam disesuaikan dengan bidang masing masing. Pemograman Komputer adalah proses menulis, menguji dan memperbaiki (debug), dan memelihara kode yang membangun sebuah program komputer. Kode ini ditulis dalam berbagai bahasa pemrograman oleh programer.
Programmer sendiri adalah seseorang yang bertanggung jawab dan bertugas untuk membuat dan mengembangkan suatu sistem, aplikasi, atau perangkat lunak dengan menggunakan bahasa pemrograma. Untuk melakukan proses pemrograman membutuhkan bahasa pemrograman dari cabang ilmu yang berbeda begitupun dengan jenis matematikanya. Dari perbedaan bidang keilmuan ini, tentunya jenis matematika yang digunakan juga akan berbeda.
Untuk bidang Data Engineer, Machine Learning, dan Artificial Intelligent banyak menggunakan matematika yang cukup kompleks seperti Probabilitas dan Statistika, Algebra Linear, Algoritma dan Kompleksitas, dan masih banyak sebenarnya. Bidang ini sangat banyak menggunakan materi matematika. Untuk bidang Web Developer dan Mobile Developer biasanya menggunakan matematika diskrit. Di matematika diskrit akan mempelajari mengenai Logika dan Penalaran, Teori Himpunan, Teori Graf, Barisan dan Deret, dan masih banyak lainnya.
Beberapa konsep matematika ini mungkin akan bermanfaat dalam pengaplikasian matematika ke dalam ilu teknologi.
-1). Sistem Bilangan. Dalam konsep bilangan matematika terdapat bilangan biner, bilangan berbasis 8 (octal) atau bilangan berbasis 16 (Hexadecimal). Dalam diri pribadi setiap orang tentu bertanya tanya, tentang fungsi bilangan-bilangan tersebut, karena kenyataannya pada kehidupan sehari-hari yang di pakai/digunakan adalah bilangan decimal (berbasis 10). Sehingga mengharuskan orang tersebut memiliki pemahaman mengenai bilangan biner,Bilangan berbasis 8 (octal), atau bilangan berbasis 16 (hexadecimal).
-2) Trigonometri dan kordinat cartesius (vektor). Dalam membangun sebuah program, seorang programmer sering berhadapan dengan perhitungan sudut yang melibatkan sinus, cosinus dan tangen. Sebagai contoh, untuk menentukan arah dari titik C ke titik D, kita bisa hitung arah sudutnya jika diketahui kordinat titik C dan titik D ini dengan bantuan trigonometri.
-3) Function. Dalam bahasa pemrograman computer terdapat juga istilah function, tidak jauh berbeda dengan konsep function yang ada di matematika. Sebuah fungsi akan melakukan kalkulasi atau perhitungan seperti rumus.
-4) Kompleksitas. Ketika seorang software engineer membuat sebuah algoritma, hal wajib yang harus dilakukan ialah memeriksa seberapa efisien program yang telah dibuat. Dengan menggunakan bantuan teori kompleksitas, bisa diketahui seberapa efisien program yang telah dibuat.
-5) Error. Suatu program yang telah dibuat tidak mungkin terhindar dari adanya kemungkinan terjadinya kesalahan (error). Untuk menghindari dan mengatasi error pada suatu program, seorang software engineer harus tahu hal-hal yang berpotensi menjadi penyebab error pada perhitungan.
Masih banyak lagi peran matematika untuk perkembangan teknologi yang terus dilakukan pada saat ini. Semua jenis matematika disesuaikan berdasakan bidangnya. Melalui kemajuan teknologi, berbagai perubahan sudah terjadi dilini kehidupan masyarakat. Fondasi matematika dalam ilmu dasar untuk menciptakan suatu teknologi dituntut mampu beradaptasi dengan perubahan agar terus mampu berkontribusi untuk komunitas global.