MATEMATIKA adalah bidang ilmu, yang mencakup study tentang topik-topik seperti bilangan, rumus dan struktur terkiat, bangun dan ruang tempat mereka berada, dan besaran serta perubahannya. Tidak ada kesepakatan umum tentang ruang lingkup yang tepat atau status epistemologisnya.
Menurut Maryati dan Priatna (2017:336), Matematika adalah ilmu deduktif karena dalam proses mencari kebenaran harus dibuktikan dengan teorema, sifat, dan dalil setelah dibuktikan.matematika juga meruopakan ilmu pengetahuan yang diperoleh dengan nalar yang menggunakan istilah definisi dengan cermat,jelas dan akurat.
Peserta didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran pada jalur Pendidikan Baik Pendidikan formal, Pendidikan informal maupun Pendidikan nonformal, pada jenjang Pendidikan dan jenis Pendidikan tertentu.
Menurut Abudin Nata pelajar adalah orang yang menginginkan ilmu, dan menjadi salah satu sifat Allah Swt yang berarti maha berkehendak. Dengan bersungguh sungguh, Deswita menyatakan peserta didik adalah individu yang sedang berada dalam proses pertumbuhan dan perkembangan baik fisik maupun psikis menurut fitrahnya masing-masing.
Matematika memegang peranan sangat penting. Anak didik memerlukan matematika untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari hari. Misalnya, dapat berhitung, dapat menghitung isi dan berat, dapat mengumpulkan, mengolah, menyajikan dan menafsirkan data, dapat menggunakan kalkulator dan computer. Selain itu, agar mampu mengikuti pelajaran matematika lebih lanjut, membantu memahami bidang study lain seperti fisika, kimia, arsitektur, farmasi, geogerafi, ekonomi, dan sebagainya, dan agar para siswa dapat berpikir logis, kritis, dan praktis, beserta bersikap positif dan berjiwa kreatif.
Matematika dapat digunakan dalam berdagan dan berbelanja, dapat berkomunikasi melalui tulisan atau gambar seperti membaca grafik dan presentase, dapat membuat catatan-catatan dengan angka, dan nilai-nilai. Kalua diperhatikan pada berbagai media massa, seringkali informasi disajikan dalam bentuk persen, tabel, bahkan dalam bentuk diagram. Dengan demikian, agar orang dapat memperoleh informasi yang benar dari apa yang dibacanya itu, mereka harus memiliki pengetahuan mengenai persen, cara membaca tabel, dan juga diagram.dalam hal inilah matematika memberikan peran penting.
Tetapi juga untuk perkembangan matematika itu sendiri. Jika matematika tidak diajarkan di sekolah maka sangat mungkin matematika akan punah. Selain itu, sesuai dengan karakteristiknya yang bersifat hirarkis, untuk mempelajari matematika lebih lanjut harus mempelajari matematika level sebelumnya. Seseorang yang ingin menjadi pengusaha besar atau juga ilmuwan dalam bidang matematika, maka harus belajar belajar dulu matematika mulai dari yang paling besar.
Fungsi matematika sendiri adalah sebagai media atau sarana siswa dalam mencapai kompetensi. Dengan mempelajari materi matematika diharapkan siswa akan dapat menguasai seperangat kompetensi yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, penguasaan materi matematika bukanlah tujuan akhir dari pembelajaran matematika, akan tetapi penguasaan materi matematika sebagai: alat, pola piker, dan ilmu pengetahuan.
Siswa diberi pengalaman menggunakan matematika sebagi alat untuk memahami atau menyampaikan suatu informasi misalnya melalui persamaam-persamaan, atau tabel-tabel dalam model-model matematika yang merupakan penyederhanaan dari soal-soal cerita atau uraian matematika lainnya.
Bila seorang siswa dapat melakukan perhitungan, tetapi tidak tahu alasannya, maka tentunya ada yang salah pembelajarannya atau ada sesuatu yang belum dipahami. Belajar matematika juga merupakan pembentukan pola pikir dalam pemahaman suatu pengertian maupun dalam penalaran suatu hubungan di antara pengertian-pengertian.
Matematika sebagai mata pelajaran penting bagi peserta didik.
Matematika sangat penting bagi pelajar,karena matematika diperlukan setiap kegiatan sehari-hari dalam berkegiatan misalnya dalam membeli barang dan lainnya karena tanpa matematika, seseorang tidak akan bisa menjalankan kegiatan dengan berhitung. Matematika juga dapat membantu memecakan masalah atau persoalan.
Tujuan matematika
Matematika membawa misi sangat penting, yang mendukung ketercapaian tujuan Pendidikan nasional. Secara umum tujuan Pendidikan matematika dapat digolongkan menjadi:
-1. Bersifat formal, menekankan kepada menata penalaran dan membentuk kepribadian peserta didik.
-2. Bersifat material, menekankan kepada kemampuan memecahkan masalah dan menerapkan matematika.