Selasa, 31/01/2023, 18:39:57
Cara Membangun Personal Branding Dalam Kacamata Industri Kreatif
Oleh: Nizar Khoerul Fatta & Mokhamad Kodir S.E., M.Si., Ak., CA
--None--

MEDIA sosial saat ini jadi salah satu yang memiliki fungsi yang sangat penting dalam kehidupan masa kini, khususnya untuk Masyarakat Millenial. Munculnya Content Creator sebagai profesi sebagai salah satu bentuk Rekabaru dalam sebuah industri kreatif di dunia Bisnis.

Tidak hanya itu, content creator juga memberikan kesempatan untuk siapapun untuk menampilkan diri mereka sendiri secara natural atau apa adanya (personal branding), sekaligus memperoleh pemasukan melalui model bisnis baru, baik itu Endorsment, Influencer dan masih banyak lagi.

Pekerjaan sebagai content creator menjadikan salah satu pekerjaan/profesi yang digemari oleh semua kalangan dari anak-anak hingga orang dewasa karena mampu menunjukkan personality mereka sesuka hati, dan juga menjadikan suatu role model untuk anak muda lainnya. Salah satunya yaitu Youtuber.

Youtuber Memiliki berbagai macam latar belakang, baik itu pencinta musik, pecinta bepergian/travelling, pemain game/pro player, podcast, pencinta fauna,pecinta lelucon/stand up comedy. Rata- rata setiap YouTuber memiliki ribuan hingga jutaan followers di akun media sosialnya masing-masing.

Setiap Youtuber  wajib mempunyai  personal  branding  yang  jelas agar dapat meraih audience dan untuk dapat bersaing dengan Youtuber lainnya. Personal Branding adalah proses membentukan persepsi masyarakat terhadap segala aspek yang  dimiliki  oleh  seseorang, diantaranya ialah kemampuan, kepribadian atau penilaian dan semua  itu menghasilkan persepi  positif terhadap masyarakat yang  dapat dipergunakan sebagai  alat  pemasaran/promosi.

Hal-hal yang penting untuk membangun personal branding seorang Content Creator antara lain:

Pertama yaitu Ciri khas/keunikan. Ciri khas yang dimiliki sesorang dapat menjadi suatu komponen/bahan personal  branding  yang ingin dibangun. Sebuah keunikan dapat menjadi sebuah perbedaan apabila dibandingkan dengan content creator yang lainya.

Apabila keunikan yang dimiliki seseorang dapat ditonjolkan secara maksimal, personal branding yang dimiliki seseorang dapat mempermudah audience dalam memahami dan juga mengingatkan seseorang dari banyaknya orang yang memiliki kemampuan untuk menampilkan keunikannya.

Kedua yaitu perilaku/sikap. Dalam membangun sebuah personal branding, seorang Youtuber/content creator wajib melakukan berbagai macam perilaku sebagai dukungan agar terbentuknya personal branding. Upaya yang harus dilakukan agar personal branding dapat berjalan secara konsisten.

Ketiga yaitu penampilan/fashion. Penampilan yang dimaksud adalah penampilan  fisik antara lain: gaya rambut, gaya berpakaian, aksesoris dan lain sebagainya. Penampilan dapat mempengaruhi  personal  branding seorang Youtuber. 

Penampilan memiliki peran yang sangat penting bagi seorang Youtuber/content creator, Seorang Youtuber/content creator wajib  memiliki penampilan yang bersih dan rapi yang dapat membuat audience/penonton merasa nyaman saat menyaksikan video yang ditonton.

Keempat yaitu kemampuan dan keterampilan. Kemampuan dan keterampilan merupakan suatu kekuatan yang harus dimiliki oleh seorang Youtuber/content creator agar dapat digunakan untuk membuahkan sesuatu yang memiliki manfaat bagi orang lain seperti: motivasi,dan lain sebagainya

Seorang Youtuber wajib memiliki sebuah tujuan dari  personal  branding  yang telah dibangun dan juga bertujuan untuk tercapainya sebuah goals yang sudah di tetapkan sejak awal.

Selain memiliki sebuah tujuan, personal branding juga memiliki sebuah fungsi, yaitu: Mempertajam citra seseorang, Memudahkan orang lain untuk mengingat, dan berkarir dengan fokus.

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita