Sabtu, 28/01/2023, 16:49:56
Pentingnya Perencanaan Untuk Masa Depan Bisnis Pasca Pandemi
Oleh: Doi Fendri Sidauruk
--None--

SAAT ini dunia mulai kembali pulih dari pandemik menjadi endemik, salah satunya negara yang kembali pulih secara perlahan yakni Indonesia. Perkembangan ini menandakan bahwa perekonomian juga akan kembali pulih. Bisnis yang mengalami penurunan pada saat pandemi covid 19 mulai mengalami pertumbuhan secara perlahan.

Melihat perkembangan dunia saat ini, para pelaku bisnis seharusnya membuat perencanaan untuk bisnis mereka, perencanaan untuk masa depan yang akan datang. Perencanaan adalah salah satu bagian dari ilmu manajemen yang mempunyai peranan yang cukup penting dan cukup berdampak pada segala hal terutama pada sebuah perusahaan dan dunia bisnis.

-Pengertian Perencanaan: Perencanaan menurut Siswanto dalam bukunya yang berjudul Pengantar Manajemen (2011:42) yaitu suatu aktivitas integratif yang berusaha memaksimumkan efektivitas seluruhnya dari suatu organisasi sebagai suatu sistem, sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.

-Pengertian Manajemen: Manajemen menurut John D . Millet, management is the process of directing and facilitating the work of people organized in formal groups to achieve a desired goal (manajemen adalah suatu proses pengarahan dan pemberian fasilitas kerja kepada orang yang diorganisasikan dalam kelompok formal untuk mencapai tujuan)

Fungsi dari sebuah perencanaan yaitu; pertama menentukan tujuan usaha supaya rencana yang dibuat jelas, kedua memberikan pedoman, pegangan serta arah yang baik supaya segala aktivitas yang ada dapat berjalan dengan teratur, ketiga mengurangi pemborosan waktu, tenaga dan material, keempat memudahkan pengawasan bila ada penyelewengan dalam melakukan suatu usaha.

Kelima evaluasi lebih teratur dan jelas sehingga tak terjadi under planning atau over planning, keenam perencanaan juga berfungsi sebagai alat koordinasi yang baik untuk berkomunikasi dengan berbagai bidang yang berbeda tetapi satu tujuan dan bergabung dalam proses perencanaan.

Perencanaan akan menghasilkan upaya untuk meraih sesuatu dengan cara yang terkoordinasi. Perusahaan yang tidak menjalankan perencanaan sangat mungkin untuk mengalami konflik kepentingan, pemborosan sumber daya dan ketidakberhasilan dalam pencapaian tujuan karena bagian-bagian dari organisasi bekerja secara sendiri sendiri tanpa ada koordinasi yang jelas dan terarah.

Perncanaan dalam hal ini memegang fungsi pengarahan dari apa yang harus dicapai oleh organisasi. Perencanaan sebagai Minimalisasi Ketidakpastian Pada dasarnya segala sesuatu di dunia ini akan mengalami perubahan. Tidak ada yang tidak berubah kecuali perubahan itu sendiri. Perubahan seringkali sesuai dengan apa yang  kita  perkirakan,  akan  tetapi  tidak  jarang pula  malah  di  luar  perkiraan kita sehingga menimbulkan ketidakpastian bagi perusahaan. 

Perencanaan sungguh bermanfaat bagi para pelaku bisnis agar bisnis semakin maju. Dalam membuat sebuah perencanaan ada sebuah proses atau tahapan, yang pertama identifikasi sebuah persoalan, lalu perumusan tujuan dan target yang ingin dicapai, selanjutnya proyeksi keadaan masa depan, dan mencari serta menilai berbagai alternative yang ada, dan tahap terakhir yaitu penyusunan rencana terpilih.

Maksud utama perencanaan adalah melihat bahwa program yang ada sekarang, dapat digunakan untuk meningkatkan suatu pencapaian tujuan di masa yang akan datang yaitu meningkatkan atau mengoptimalkan pembuatan keputusan supaya lebih baik.

Setiap perusahaan atau bisnis perlu membuat perencanaan untuk setiap kegiatan yang akan mereka buat, seperti membuat perencanaan perekrutan karyawan, perencanaan penjualan dan produksi dan perencanaan anggaran untuk suatu proyek dan program. Sebelum perencanaan dijalankan, diperlukannya pengambilan keputusan, disaat inilah biasanya pemimpin dituntut untuk bijak dalam  dalam mengambil keputusan.

Membuat perencanaan tidaklah mudah bagi seorang pemimpin untuk melakukannya, ada berbagai macam hambatan yang dialami oleh manajer yang membuat manajer susah menetapkan tujuan dan rencana. kurangnya rasa percaya diri dan takut gagal adalah sebagian hambatan yang sering dialami manajer dalam membuat perencanaan.

Hambatan lain adalah penolakan yang berasal dari lingkungan internal terhadap penetapan tujuan dan pembuatan rencana untuk mencapainya dan penolakan dari eksternal perencanaan, seperti para anggota organisasi perusahan kurang setuju terhadap perencanaan yang telah dibuat dan perubahan yang akan ditimbulkan dari perencanaan tersebut.

Solusi untuk mengatasi hambatan tersebut adalah cobalah untuk percaya dengan kemampuan diri, jangan takut gagal dan jangan takut untuk mengambil resiko selagi tujuan yang dibuat masih realistis dan untuk menghadapi penolakan internal, cobalah untuk melibatkan para karyawan dalam proses membuat atau menjalankan perencanaan.

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita